Honda BR-V Untuk Siapa?

Jumat, 30 Oktober 2015 | 07:59 WIB



Tokyo - Setelah kemunculan konsepnya di event pameran nasional di Indonesia Agustus lalu,  Honda BR-V langsung tancap gas tebar inden.

Per akhir Oktober ini  sudah 3.500 an unit BR-V dipesan konsumen dari target 4.500 unit hingga Desember 2015.  "Baru Januari 2016,  BR-V diterima konsumen, " kata Tomoki Uchida,  Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor (HPM), Agen Pemegang Merek Honda di Indonesia.

Lalu,  kok bisa diserbu peminat, siapa sih pembeli yang diincar pabrikan berlogo 'H' ini? "Istilahnya upgrader dari pengguna Honda Mobilio, " tegas Jonfis Fandy, Direktur Marketing & Aftersales PT HPM. Maksudnya,  pengguna Mobilio yang ingin "naik kelas".

Namun begitu,  melihat bentuknya yang crossover (kawin silang, red.) adik HR-V ini juga punya potensi merebut hati Anda,  pengguna mobil kategori Low MPV (Toyota Avanza, Daihatsu Xenia) dan Low SUV (Toyota Rush, Daihatsu Terios). 

Maka tidak heran jika HPM tebar jala dengan tiga varian sekaligus. Tipe tertinggi dinamai Prestige, lalu tipe E dan terakhir S. Rentang harganya -sebagai bagian dari jaring- juga lumayan lebar.  Tipe termahal dibanderol Rp 265 juta hingga terekonomis Rp. 235 juta.

Ooo, pantas! (mobil.otomotifnet.com)