Marquez Mengkritik Ban Dan Elektronik Baru

Kamis, 26 November 2015 | 21:35 WIB

Jerez – Pembalap tim Honda, Marc Marquez menunjukkan ketidakpuasannya dalam uji coba di Jerez, Spanyol, meskipun mencatat waktu tercepat hari pertama, Rabu (25/11), ia mengkritik ban dan elektronik baru.

Pada musim 2016, semua tim di balap MotoGP akan menggunakan ECU standar. Tim Honda melakukan uji coba tiga hari di Jerez mulai Rabu dan Marc Marquez menjelaskan kalau elektronik baru ini sebagai langkah mundur dibanding software yang dipakai tahun ini.

“Elektronik ini masih belum konsisten,” kata Marquez. “Kami telah membuat kemajuan, tetapi ini jelas selangkah di belakang software Honda yang telah kita pakai,” jelasnya.

“Tetapi kita tahu itu tidak akan sama, sehingga kita harus menemukan cara untuk bekerja dengannya, terutama dalam hal pengereman dan kontrol traksi,” lanjut juara dunia MotoGP 2013 dan 2014.

“Perbedaan terbesar dapat dirasakan dengan ECU ini, kalau Anda tarik gas. Jika berada di tengah tikungan, maka ketika keluar tikungan dan motor kembali meningkat, maka Anda akan merasakan perbedaan dengan elektronik baru,” urai Marquez.

“Engine brake kurang lebih oke. Tetapi masih perlu waktu sebelum kita memahami bagaimana sifat ECU ini ketika berakselerasi,” tuturnya.

“Saya pikir itu keluhan semua pembalap terhadap elektronik ini. Karena mesin sekarang tidak begitu jinak lagi seperti sebelumnya,” ulas Marquez.

Marquez juga mengkritik ban, “Selama pengereman, tidak masalah. Namun Anda sering merasa ban depan bergeser jauh. Di Jerez banyak tikungan cepat. Oleh karena itu sulit merasakan batasannya. Di Valencia, cengkeraman ban belakang sangat mengagumkan, di sini baik tetapi tidak sebagus di Valencia.”

Pada hari pertama ia menjalani simulasi balap dan hari kedua akan mencoba ban dengan kombinasi berbeda. Menurutnya, ban belakang mirip dengan Bridgestone. Satu-satunya perbedaan adalah ban depannya.

“Dengan Bridgestone Anda bisa melaju 20 lap pakai ban depan lama dengan kombinasi ban belakang baru. Tetapi pada Michelin, ban depan dan belakang levelnya sama,” ulas Marquez.

Rekan setimnya Dani pedrosa mengalami kecelakaan menjelang sesi uji coba berakhir, akibat mengeram terlalu agak kuat. Pedrosa mengaku terus menyesuaikan diri dengan ban Michelin dan motornya di trek ini, sekaligus membandingan dengan mesin yang berbeda. (otomotifnet.com)