Mazda2 Skyactiv A/T 2015, Belajar Dari Pengalaman

Parwata - Sabtu, 4 Juni 2016 | 08:24 WIB

(Parwata - )

Indra harus menyiapkan kendaraan yang lebih nyaman, terutama saat orang tuanya yang tinggal di Solo datang berkunjung

Jakarta - Mahasiswa semester 7 fakultas Sistem Informasi di Binus ini, doyan ikut kontes modifikasi. Korban pertamanya adalah Nissan Livina X-Gear keluaran 2010. Belajar dari ubahan yang cukup ekstrem pada Livina, Indra Bagus Perkasa menjadikan Mazda2 Skyactiv keluaran 2015 bertransmisi otomatis jadi korban ke duanya.

“Kalau terlalu ekstrem enggak nyaman dipakai harian dan banyak menuai protes dari orang tua yang kadang-kadang datang ke Jakarta,” papar cowok asli Solo, Jateng itu. Konsep minimalis tapi tetap terlihat sporty yang ingin diterapkan pada kendaraannya itu, membuat Indra berburu body kit.

“Meski modelnya add-on, tapi untuk sampai terpasang serasi butuh waktunya lebih kurang 10 hari,” jelasnya.

Indra kemudian mengalihkan perhatiannya ke kaki-kaki.  Pelek Vossen ukuran 17 inci dengan lebar bagian depan 7,5 inci dan belakang 8,5 inci, menggantikan bawaan pabrik. Namun ukuran ban depan dan belakang sama, yakni pakai keluaran Toyo ukuran 205/50R17. 

Oleh karena pelek belakangnya lebih lebar dari depan, maka setelah dipasang bentuknya jadi seperti donat. Pada bagian suspensi, sokbreker tetap dibiarkan standar.  Hanya saja, dilakukan penggantian lowering kit berkelir hijau.

“Bagian belakang diganjal karet damper dan menurut saya jadi lebih nyaman,” tutur Indra. Walau sudah dibuat lebih nyaman, namun member M2skyactiv bernomor anggota 145 itu enggak mau angkut penumpang lebih dari 1. Itu artinya, hanya boleh ada penumpang di jok depan saja. “Soalnya sayang body kit-nya kalau sampai gesrot,” kilahnya. • (otomotifnet.com) / oct

Data Modifikasi Mazda2 Skyactiv A/T 2015
Pelek: Vossen V7 17 inci
Ban: Toyo 205/50-R17
Body Kit: Custom
Cover Fog Lamp: Custom
Per: Tein S Tech
Karet Damper: Valen
Jok: Totti
Power: Crecendo Infinity Series 4 ch
Monoblok: Crecendo
Tweeter: Stealth Phoenix
Speaker: Stealth Poenix
Sub Woofer: Vox 10 inci

Plus:
- Jok kulit dan penempatan audionya bikin interior jadi terlihat wah

Minus:
- Bagian bodi masih terlalu polos