Dikenai Sanksi, Syahrul Amin Mengaku Salah

DAB - Selasa, 6 Desember 2016 | 12:33 WIB

(DAB - )

Buriram - Bersikap tidak disiplin kala berkompetisi di Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production 250 (AP250) membuat pembalap Yamaha Racing Indonesia yang menjalani wildcard, Syahrul Amin dikenai sanksi. Hal ini menyebabkan Syahrul tidak diijinkan membalap di kancah Asia selama enam bulan, terhitung sejak tes pramusim 2017 yang diperkirakan dimulai pada bulan Maret. 

Syahrul tertangkap kamera menyikut dan mendorong motor milik Jack Mahaffy dengan lututnya saat race kedua AP250 (4/12). "Saya sangat merasa bersalah dengan kejadian tersebut. Ini menjadi koreksi bagi diri saya sendiri," tutur pembalap yang identik dengan jambulnya tersebut. 

"Ini merupakan kesalahan besar yang membuat rusak diri saya sendiri," tambahnya. Dalam cerita yang diungkapkan Syahrul Amin pada OTOMOTIFNET, keduanya memang sudah terjadi kontak fisik selama balapan berlangsung. 

Dari cerita yang dipaparkan Syahrul, saat selepas start, Jack Mahaffy sudah mulai menyikut Syahrul dan membuat lengannya terjepit di stang milik Jack saat memasuki tikungan kedua. "Dia memang sudah agresif sejak awal dan salahnya saya, kenapa saya harus melayani tingkahnya dia," lirih SA190. 

Bak nasi sudah menjadi bubur, kini keputusan sudah dikeluarkan oleh pihak ARRC dan FIM Asia. "Yah ini benar (masalah Syahrul Amin) dia menendang, memukul, dan menyikut pembalap lain beberapa kali. Dengan ini dia dikenai sanksi selama enam bulan dimulai sejak tes pramusim 2017," ujar Paulynne Cheng selaku tim Komunikasi Two Wheels Motor Racing (TWMR), promotor ARRC. 

Semoga masalah ini menjadi pembelajaran bahwa sportivitas menjadi harga mati dalam setiap ajang olahraga. (otomotifnet.com)