Jelang AP250 ARRC Indonesia, Gerry Salim Makin Dekat Juara Asia

DAB - Selasa, 8 Agustus 2017 | 09:24 WIB

(DAB - )

Jakarta - Akhir pekan ini (12-13/8) ajang balap motor tertinggi di Asia, akan dihelat di sirkuit Sentul, Jawa Barat. Asia Road Racing Championship akan memasuki seri keempatnya di musim 2017.

Untuk kelas paling ramai, Asia Production 250 (AP250) akan menjadi yang paling menarik perhatian. Bagaimana tidak, tahun ini kelas seperempat liter ini yang paling sering meraih kemenangan dan mengumandangkan Indonesia Raya lewat Gerry Salim.

Pembalap Astra Honda Racing Team ini berada di puncak klasemen sementara dengan 125 poin. Poin penuh yang ia raih dari 5 kemenangan dalam 6 kali balapan di tiga seri sebelumnya.

"Balapannya gak ada persiapan khusus buat nanti di Sentul. Cuma pasti kan lebih spesial ya Gerry akan tampil lebih dari 100 % aja pastinya, apalagi tahun lalu kan menang di Supersport 600 juga," kata Gerry selepas seri Suzuka, Jepang, Juni lalu.

Kita sedikit hitung-hitungan, selisih poin Gerry dengan rival utamanya, Takehiro Yamamoto (Sidrap Honda Ikazuchi) adalah 70 poin. Mari lihat dengan peluang terburuk bagi Yamamoto, semisal pembalap asal Jepang ini DNF di kedua balapan dan Gerry meraih kemenangan ganda.

Maka selisih poinnya bertambah 50 poin menjadi 120 poin, selisih tersebut sudah cukup bagi Gerry untuk menjadi juara Asia. Sebab dia dua seri tersisa, India dan Thailand tinggal tersedia 100 poin maksimal.

Namun jika Gerry tetap meraih kemenangan ganda dan Yamamoto berada di posisi kedua, selisihnya menjadi 80 poin selepas ARRC Sentul.

Tak pelak, Gerry harus menang pada race pertama ARRC seri kelima di Madras Motorace, India, barulah pembalap asal Surabaya ini menjadi juara di Asia.  Tapi, bukan berarti Takehiro Yamamoto bisa menang mudah.

Performa makin oke, Galang Hendra optimis raih podium pertama kali di musim ini

Sebab pembalap Indonesia seperti rekan setim Gerry, Rheza Danica serta Andy Muhammad Fadly (Manual Tech KYT Kawasaki), Imanuel Pratna (Yamaha Yamalube WR KYT TJM Racetech), dan duet Yamaha Racing Indonesia, Galang Hendra Pratama dan Reynaldo Ratukore tidak bisa dipandang sebelah mata.

Kompatriot Gerry ini sudah banyak perkembangan dan lebih sering bersaing di baris depan di seri sebelumnya. Namun, hanya Rheza yang meraih podium tahun ini. Lantas, bukan berarti para pembalap Indonesia lainnya tak mampu.

Lihat saja kemampuan Galang Hendra yang kemarin mendahului 20 pembalap di Suzuka dan berhasil finish di posisi keempat. Imanuel Pratna yang memiliki race pace lebih bagus. "Tujuan saya di sisa musim ini memang menurunkan berat badan dan memperbaiki gaya balap," kata pemuda yang akrab disapa El ini.

jika di sirkuit luar negeri saja pembalap Indonesia sudah bisa bersaing di baris depan, bukan tidak mungkin di 'rumah' sendiri justru persaingan satu negara menjadi sajian utama yang wajib disimak. Indonesia bisa kuasai podium! (Otomotifnet.com)