Sebulan Lewat, Rossi Masih Keki Sama Marquez, Urusan Argentina Belum Kelar

Joni Lono Mulia - Rabu, 16 Mei 2018 | 19:45 WIB

Valentino Rossi bersama Alessio Salucci (Joni Lono Mulia - )



Otomotifnet.com - Pembalap tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, tampaknya belum bisa melupakan kejadian di MotoGP Argentina 2018 yang juga melibatkan Marc Marquez (Repsol Honda).

Hal itu terlihat dari aksi saling sindir yang terus dilemparkan Valentino Rossi dan Marc Marquez meski insiden di sirkuit di Termas de Rio Hondo, Argentina itu telah sebulan lamanya berlalu.

Yang terbaru, Marquez mengomentari perihal kecelakaan beruntun yang melibatkan dua pembalap Ducati, Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo serta Dani Pedrosa, pada di MotoGP Spanyol 2018 di Sirkuit Jerez.

(BACA JUGA: Kocak, Bukan Terlibat Kejahatan, Sedan Ini Tengah Diburu, Videonya Tersebar Di Mana-mana)

"Seperti yang terjadi di Jerez, insiden juga terjadi di Argentina. Namun perbedaannya, di Jerez ketiga pembalap dapat bersikap dewasa," tutur Marc Marquez.

"Mereka menerima apa yang terjadi di lintasan balap," imbuh Marquez.

Lebih lanjut, Marc Marquez menyindir Valentino Rossi yang dinilai telah merusak kompetisi balapan MotoGP.

"Banyak pembalap mencoba menggunakan kekuatan media dan itu tidak bagus untuk balapan ini," ucap Marc Marquez.

Hubungan Rossi dan Marquez terus memanas meningkat setelah mereka terlibat insiden yang dikenal dengan Termas Clash di MotoGP Argentina 2018.

Valentino Rossi yang finish ke-19 tanpa membawa pulang angka. 

Hal itu terjadi gara-gara manuver berbahaya Marquez marah besar dengan cara yang dilakukan rivalnya itu.

(BACA JUGA: Bikin Takjub, Pelek Emas 20 Inci Belum Apa-Apa, Buka Bagasi Honda CR-V, Yang Ngerti Pasti Geleng-Geleng Kepala)

Di sisi lain, Marquez akhirnya mendapat hukuman penalti 30 detik dari pihak race direction yang membuatnya harus finish di luar 15 besar.

Pascabalapan, Marc Marquez sempat berupaya untuk meminta maaf kepada Rossi.

Namun, usaha Marquez tersebut mendapat penolakan dari kubu The Doctor, julukan dari Valentino Rossi.