Penyerang Mapolres Indramayu Coba Terobos Pintu Masuk Dengan Motor, Lampu Tidak Nyala Polisi Bikin Curiga

Indra Aditya - Senin, 16 Juli 2018 | 13:25 WIB

Petugas kepolisian memeriksa warga yang akan masuk ke Mapolres Indramayu, Jawa Barat, Senin (14/5/20 (Indra Aditya - )

Otomotifnet.com – Suami istri pelaku penyerangan menggunakan motor Mapolres Indramayu, Jawa Barat diduga dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Hal itu dibenarkan oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto.

"Iya keduanya masuk dalam JAD, sebelumnya juga sudah ada beberapa yang ditangkap," ujarnya, Minggu (15/7/2018).

Ia pun menjelaskan bahwa dua pelaku yang membawa bom panci tersebut kini telah diamankan pihaknya meski sebelumnya diberitakan bahwa salah satu pelaku sempat meloloskan diri.

(BACA JUGA: Tamu Bermobil Mewah Sering Datang, Tamu Bermotor Lepas Helm di Dalam Rumah Pengebom Mapolrestabes Surabaya)

"Pelakunya ada dua, sudah didapat, keduanya merupakan pasangan suami istri," tuturnya.

Budi juga memastikan, benda berupa panci yang ditemukan di Mapolres Indramayu sekitar pukul 03.00 WIB itu berisikan petasan.

"Saya pastikan itu petasan dari potasium karena terdapat belerang bukan yang lain," terangnya.

Ia melanjutkan, kedua pelaku tersebut pada awalnya memang hendak mencoba menerobos pintu masuk Maporles Indramayu.

(BACA JUGA: Polisi Gadungan Ketahuan Lakukan Pungli, Diciduk Enggak Berkutik, Ternyata Punya KTA Palsu)

Namun dua pelaku tersebut berhasil dilumpuhkan usai petugas yang berjaga membuang tembakan ke arah pelaku

"Polisi sudah curiga kemudian ditegur kemudian pelaku kaget dan ada barang jatuh berupa panci, tak lama diberikan tembakan peringtan oleh petugas," ucapnya.

"Jadi polisi curiga karena pelaku naik motor tapi lampumya tidak menyala," imbuhnya.