Ilmu Lama, Jangan Korter Blok Mesin DiASil Kalau Gak Mau Rugi!

Iday - Jumat, 28 September 2018 | 16:52 WIB

Piston Diasil Silinder Yamaha Mio J, X Ride dan Mio M3 (Iday - )

Otomotifnet.com - Blok DiASil dan forged piston sudah digunakan Yamaha pada model V-Ixion pertama 2007. 

Liner atau daleman DiASil diciptakan untuk mengurangi friksi atau gesek dari piston terhadap blok.

Seperti lapisan teflon, sehingga kinerja mesin enggak berat.

Nah, sementara itu, langkah korter atau memperbesar ukuran liner blok lumrah dilakukan di bengkel.

Terutama buat motor-motor yang ingin naik cc mesin untuk meningkatkan tenaga ataupun menghilangkan baret di permukaan dinding liner.

(BACA JUGA: Heboh Dari Kemarin, Ini Sebabnya Ada Blok Mesin Yamaha V-Ixion Mahal Banget)

Namun, apakah korter bisa dilakukan di blok berjenis DiASil silinder?

Maklum, banyak motor keluaran zaman now sudah menggunakan liner blok berjenis DiASil.

Tetapi berdasarkan ilmu lama aias pengetahuan yang sudah lama berbedar, blok mesin ini pantang dikorter atau diperbesar.

"Bisa saja dikorter tetapi hasilnya enggak maksimal. Lebih baik ganti baru," ujar Zainul Furqon, owner Banewmas Motor.

Beberapa motor lain juga ada yang blok linernya tidak bisa dikorter atau ganti boring

"Di Kawasaki Ninja 250 cuma yang tipe karburator yang bisa ganti boring," buka Bidoy, mekanik KLR bengkel spesialis Kawasaki.

"Kalau yang udah injeksi enggak bisa. Saya pernah coba ganti liner boringnya. Tapi enggak kuat lama copot dari blok mesinnya," tutupnya.

Ruginya, bagai luka tak berdarah.