Berburu Yamaha XMAX Bekas, Suara Kasar di Girboks Wajib Dicurigai

Ignatius Ferdian - Kamis, 10 Januari 2019 | 11:00 WIB

Yamaha XMAX 250 (Ignatius Ferdian - )

Otomotifnet.com - Yamaha XMAX 250 jadi pilihan kedua untuk diburu setelah Yamaha NMAX.

Motor ini diminati karena kapasitas mesin 250 cc membuat keluaran power mesin nggak kalah mumpuni dibanding motor sport.

Tapi belakangan banyak pemilik Yamaha XMAX melepas atau menjual kembali motornya setelah beberapa lama dipakai.

Kabarnya ada beberapa keluhan lumayan mengganggu, seperti suara aneh yang muncul dari bagian girboks ketika motor diajak berakselarasi.

(Baca Juga : Kenapa NMAX, XMAX, Aerox dan PCX Pakai Twinshock Bukan Monoshock?)

Itu dirasakan Cu Ong, salah satu pemilik Yamaha XMAX 250 dan juga sekaligus punggawa bengkel Surya Sakti Kencana(SSK) Motorsport.

“Awalnya nggak ada keluhan, beberapa bulan pemakaian ada suara aneh dari dalam girboks.

Seperti bunyi kasar besi beradu. Saat dibongkar, anehnya oli girboks kurang dari 200 ml,” ucap pria mesra disapa Ko Ong itu.

Saat dibongkar, kecurigaan bearing girboks benar terjadi dan terbukti oblak.

(Baca Juga : Kenapa NMAX, XMAX, Aerox dan PCX Pakai Twinshock Bukan Monoshock?)

Di dalam girboks itu ada 5 bearing dengan ukuran berbeda.

Bearing berlabel NTN asal Taiwan inilah penyebab bunyi aneh itu.

Ko Ong tidak menggantinya dengan part bawaan motor, namun mengganti dengan label Koyo asli dari Jepang.

Kode bearing girboks Yamaha XMAX 250 adalah 6304, 6222, 6205, dan 2 bearing 6303.

(Baca Juga : Konsultasi OTOMOTIF: Ingin Ganti Busi XMAX, Pakai Apa?)

Untuk cara buka, lebih baik pakai treker khusus agar nggak merusak rumah bearing.

"Laher yang rusak ditandai oblaknya cincin bagian dalam ketika dipegang,” sebut pemilik bengkel dari Jl. Raya Pekayon No. 132, Bekasi Selatan itu.

Cara pemasangan, bagian yang diketok harus benar dan lurus, ini untuk menghindari posisi bearing miring.

Oh iya, menurut pria berkacamata ini lagi, takaran oli girboks harus diperhatikan.

(Baca Juga : Windshield Yamaha XMAX Naik Turun, Tambah Dinamo, Saklar Power Window)

Bila standar hanya 200 ml, maka dia menganjurkan ditambah 50 ml, sehingga jadi 250 ml.

Gunakan oli kualitas bagus, sehingga memperpanjang umur bearing juga ikut memproteksi gesekan antar-gear.

“Kapasitas 250 ml itu untuk penggantian berkala, namun kalau dibuka total harus tambah lagi, jadi 300 ml,” lanjut Koh Ong yang juga menjual bearing Koyo itu.

Cukup siapkan kocek Rp 750 ribu untuk 5 set bearing Koyo asli Jepang.