Radiator Jadi Oil Cooler, Mesin Lebih Dingin, tapi Perlu Dilas

Fariz Ibrahim - Minggu, 21 Juni 2020 | 09:00 WIB

Fungsi radiator bisa diubah menjadi oil cooler dengan sedikit custom (Fariz Ibrahim - )

Otomotifnet.com - Mesin yang sudah dinaikkan performanya akan menghasilkan panas berlebih.

Karenanya, butuh pendinginan ekstra agar suhu mesin tetap terjaga.

Kalau sampai overheat tenaga yang dihasilkan akan berkurang, bahkan bisa membuat piston macet!

Makanya banyak yang menambah atau meningkatkan spek pendinginan pada motor yang mesinnya sudah dioprek.

Malah tidak jarang ada bengkel yang memasang oil cooler tapi menggunakan radiator.

Baca Juga: Honda CRF150L Pakai Oil Cooler, Harus Dibor Atas Bawah, Biar Mesin Adem

“Radiator dijadiin oil cooler ini karena ngejar dimensinya yang besar,” sebut Mansuri ‘Em-Push’ dari Garasi 63 Racing.

Fariz/otomotifnet.com
Lubang tutup radiator ditambal karena fungsinya sudah berubah

Agar fungsinya berubah, radiator perlu sedikit di-custom.

“Bagian tutup air radiator harus ditambal dengan dilas,” sahut Yudi Hermawan mekanik Seventeen Garage.