Motor Matik V-Belt Mendadak Putus, Efek Beragam, Paling Parah Ban Terkunci

Isal,Ignatius Ferdian - Senin, 3 Agustus 2020 | 18:40 WIB

Ilustrasi V-belt dengan gerigi di kedua sisi (Isal,Ignatius Ferdian - )

Otomotifnet.com - Buat pengguna motor matik, wajib cek kondisi berkala kondisi v-belt.

Karena jika secara fisik sudah retak atau bahkan sudah mencapai 20.000 km pemakaian, v-belt sudah masuk umurnya untuk segera diganti.

Hal itu dilakukan untuk mengurangi risiko mengalami v-belt putus di jalan.

"Jika sudah terlalu rapuh, v-belt bisa putus di jalan, secara tiba-tiba motor matik bisa langsung tidak bisa jalan," buka Zenal dari bengkel khusus motor matic, Rafi Matic beberapa waktu yang lalu.

Saat v-belt putus mesin motor matik memang masih hidup seperti biasa.

"Tapi mesin enggak bisa menggerakan roda, karena v-belt fungsinya seperti rantai, meneruskan putaran mesin melalui v-belt dan pulley yang kemudian menggerakan roda belakang," tambahnya.

Kalau sudah begitu menurut Zenal, mau enggak mau bikers harus dorong motornya.

"Kecuali serpihan atau bagian dari v-belt menyangkut pada pulley belakang, terutama rumah kampas ganda (housing comp clutch), roda belakang bisa mengunci," wanti Zenal.

Baca Juga: Seal Kruk As Honda BeAT Tetap Bocor Meski Diganti Baru, Solusi Modal Rp 10 Ribu