Bikers Risiko Besar Kena Kanker Kulit, Helm Saja Tak Cukup, Ahli Beberkan Pencegahannya

Irsyaad Wijaya - Selasa, 25 Agustus 2020 | 15:55 WIB

Ilustrasi biker wanita (Irsyaad Wijaya - )

Otomotifnet.com - Bikers wanita biasanya paling konsen soal kulit ketika riding, terlebih siang hari yang rawan paparan sinar matahari.

Sebab mereka lebih mengerti soal kesehatan kulit karena ada risiko terkena kanker kulit akibat paparan sinar matahari.

Kali ini dokter spesialis kulit dan kelamin Dr. Kardiana P. Dewi, Sp.KK berbagi secara detail mengenai paparan sinar matahari yang dapat mengakibatkan kanker kulit.

Sinar matahari memiliki 3 jenis pancaran sinar UV yaitu UVA, UVB dan UVC. 95% dari sinar matahari adalah UVA yang dapat menembus ke dalam kulit dan mengakibatkan efek penuaan pada kulit kita.

Baca Juga: Indonesia Pertahankan Gelar Juara Instruktur Safety Riding di Jepang

Sedangkan UVB adalah sinar UV yang mengakibatkan kulit kita menjadi lebih gelap atau gosong setelah berada di bawah sinar matahari.

UVC sendiri biasanya sudah sepenuhnya disaring oleh lapisan ozon, sehingga tak mencapai permukaan tanah meski tak menutup kemungkinan adanya radiasi UVC yang menembus akibat lapisan ozon yang bolong.

Pengaruh radiasi sinar UV dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya waktu, posisi wilayah tempat kita beraktivitas, cuaca yang terik atau mendung serta kadar kelembapan udara.

Indonesia yang terletak di garis khatulistiwa, tentunya secara umum akan mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup intens sepanjang tahun.