Rossi Sebut Balap di Le Mans Jadi Hal Buruk dan Berbahaya, Ini Sebabnya

Toncil - Sabtu, 10 Oktober 2020 | 16:30 WIB

Valentino Rossi sebut balap di Le Mans, Perancis pada Oktober bukan waktu yang baik (Toncil - )

Otomotifnet.com – Seperti sudah diprediksi banyak pihak, rangkaian MotoGP di sirkuit Bugatti, Le Mans, Perancis (09-11/10/2020) kondisi suhunya akan menyulitkan banyak pihak.

Saat sesi latihan resmi, kondisi lintasan masih cukup dingin dan basah. Kondisi yang sangat tidak ideal bagi motor-motor yang bisa melesat 300 km/jam.

Ban akan sangat sulit mendapat performa maksimal di kondisi tersebut. Walaupun Michelin sudah mengembangkan ban baru untuk di Le Mans ini.

Valentino Rossi, pembalap Monster Energy Yamaha menyebut kalau balap di Le Mans pada Oktober jadi hal yang sangat berbahaya. Disebabkan karena cuaca yang ada terebut.

Baca Juga: Ikut Test Sirkuit Portimao, Ini Kata Valentino Rossi, Ada Jumpingnya

“Idealnya suhu trek di atas 20 derajat, barulah kita bisa maksimal memacu motor. Kurang dari itu, maka kita akan kesulitan, karena suhu ban juga tidak ideal,” jelas Valentino Rossi.

Menurutnya The Doctor, hal ini yang membuat balap jadi sangat berbahaya.

Ban sebagai satu-satunya yang kontak dengan aspal, tidak bisa bekerja baik.

Padahal para pembalap pasti ingin tampil maksimal dan terkadang memaksakan kondisi supaya bisa di depan.

 

“Seperti ketika latihan resmi kedua. Le Mans ketika pagi hari, trek bukan saja basah tapi juga dingin. Diperkirakan di bawah 20 derajat,”

“Ketika siang hari, kondisi trek masih buruk karena cuaca tidak panas. Dan suhu trek juga tidak meningkat tajam,” tambah Vale.

Baca Juga: Lin Jarvis Sebut Strategi Tim Petronas Yamaha Enggak Cocok Dengan Rossi, Ini Alasannya

Saat menjalani sesi latihan resmi ke-2, catatan waktunya tidak masuk perhitungan. Karena bendera kuning dikibarkan tanda ada insiden.

Pemilik nomor 46 ini berharap ketika saatnya balap (11/10/2020) cuaca akan membaik dan bersahabat.