Konsultasi OTOMOTIF : Toyota Avanza G Ingin Irit Tapi Kencang

Andhika Arthawijaya - Sabtu, 26 Desember 2020 | 22:45 WIB

Ilustrasi Toyota Avanza G 1.3 (Andhika Arthawijaya - )

Otomotifnet.com - Malam Bung Dhika, perkenalkan saya Tomi. Saya punya Toyota Avanza G 1.300 cc keluaran 2011.

Belakangan ini tarikannya saya rasakan mulai kurang greget dan agak boros.

Kata teman saya kalau mau tarikannya joss namun irit BBM, saya disuruh cobain kabel AccentWire.

Nah, yang ingin saya tanyakan kabel AccentWire itu seperti apa dan kerjanya bagaimana?

Baca Juga: Toyota Avanza 1.3 G A/T 2015 Power Naik 4,9 HP Cuma Pakai Kabel Ini!

Apa benar bisa meningkatkan performa dan konsumsi bahan bakar?

Satu lagi, kapan sebaiknya dilakukan penggantian busi?

Sekian dulu pertanyaan dari saya, mohon penjelasannya!

Tomi - via email

Hai Mas Tomi. Soal tarikan Avanza Anda yang terasa mulai kurang baik dan agak boros, coba lakukan tune up mesinnya terlebih dulu.

Seperti membersihkan saluran bahan bakar, filter udara, throttle body, ruang bakar, setel ulang klep dan sebagainya. 

Maklum, usia pakai mobil Anda itu kan sudah lumayan lama.

Jadi, ada kemungkinan penurunan performa disebabkan kondisi mesin yang sudah butuh perawatan ekstra.

Baca Juga: Bila Perawatan Sistem Pendingin Dicuekin, Siap-Siap Turun Mesin!

Istimewa
Ilsutrasi pemasangan AccentWire Select 2 di Toyota Avanza G 1.3

Langkah ini pernah saya terapkan di Suzuki Ertiga, tarikannya cukup memuaskan dan lebih irit BBM. 

Nah, setelah ada perubahan, baru deh ditambah dengan mengaplikasi peranti yang bisa meningkatkan performa mesin, agar hasilnya lebih maksimal.

Salah satunya dengan mengaplikasi grounding wire system kayak AccentWire itu.

O iya, AccentWire adalah rangkaian kabel untuk memperkuat sistem grounding (massa) buat kelistrikan kendaraan.

Fungsinya memaksimalkan muatan negatif pada perangkat kelistrikan yang ada di kendaraan.

Dari hasil pengujian kami, pemakaian kabel AccentWire terbukti mampu meningkatkan akselerasi kendaraan dan efisiensi bahan bakarnya, bahkan emisi gas buang jadi lebih bersahabat.

Lalu untuk penggantian busi, bila yang dipakai adalah busi standar (berbahan nickel), dianjurkan untuk diganti setiap 20.000 kilometer.