Selesai Sesi Shakedown, Luca Marini Ingin Ada Perbaikan, Ini Sebabnya

Toncil - Sabtu, 6 Maret 2021 | 14:00 WIB

Luca Marini ketika test di sirkuit Losail, Qatar (05/03/2021) (Toncil - )

Otomotifnet.com – Para pembalap MotoGP berstatus rookies, dan test rider melakukan sesi shakedown di sirkuit Losail, Qatar (05/03/2021).

Cal Crutchlow yang jadi test rider Yamaha juga terlihat pakai M1.

Test rider Yamaha lainnya, Katsuyugi Nagasuka dan Kohta Nozane juga terlihat ‘berbagi’ motor dengan Crutchlow.

Kemudian Luca Marini dan Enea Bastianini juga turut ambil bagian.

Baca Juga: Lakoni Musim Perdana di MotoGP 2021, Luca Marini Punya Gambaran Duel Sengit Dengan Kakaknya

Dalam sesi pengetesan tersebut, Luca Marini menjalani 33 lap dengan waktu terbaiknya 1.58,376 dan berada di posisi 8 dari semua yang ikut.

Luca Marini mengeluhkan banyak hal di motornya, Ducati GP19. Bahkan saking kesalnya, setelah test dan masuk paddock, tidak ada pembicaraan apapun kepada tim yang bertanya.

“Saya kehilangan banyak waktu ketika awal sesi test. Selain itu juga pada lap pertama, tenaga mesin tidak bisa 100% karena ada masalah,”

“Jadi ketika pertama dan, tenaga biasa saja. Dan ketika saya kembali ke garasi, tim bertanya kondisi motor, saya jawab normal saja,”

 

“Semua terkejut dengan reaksi saya. Kemudian kami semua memperbaiki segala halnya. Hasilnya, sangat signifikan,” komentar Luca Marini, pembalap tim Sky VR46 Avintia.

Menurut pembalap jebolan Moto2 tersebut dengan segala perbaikan dirinya bisa mencetak waktu yang baik dan merasakan power mesin keluar sempurna. Sisi pengereman juga sangat baik.

Baca Juga: Selain Morbidelli, Ada Pembalap Lain Pakai Motor 2019, Ini Kata Rossi

Meski demikian, dirinya tetap ingin ada perubahan di motor. Terutama mengenai riding positionnya.

“Kami harus bekerja ekstra untuk memperbaiki posisi saya di motor. Saya merasa sangat tidak nyaman di jok, kemudian juga tangki bahan bakar dan juga setang,”

Baca Juga: Luca Marini Tak Sabar Lawan Valentino Rossi, Bakal Beri Persaingan Ketat ke Abang Sekaligus Guru

“Itu semua harus diperbaiki karena saya tidak dalam posisi normal, terlebih saat berada di tengah tikungan,” ulasnya lagi.

Mudah-mudahan bisa segera teratasi.