Begini Ciri-Ciri dan Cara Membedakan Busi Panas Vs Dingin Secara Fisik

Andhika Arthawijaya - Minggu, 7 Maret 2021 | 22:45 WIB

Ilsutrasi busi mobil yang sudah terpakai (Andhika Arthawijaya - )

Kondisi seperti ini menghalalkan penggunaan busi yang lebih dingin.

Silakan mencoba dengan menggunakan busi yang kode heat rangenya lebih dingin satu tingkat.

Caranya, tinggal lihat jenis busi yang disarankan produsen atau di buku manual, lalu pilih tipe sama dengan heat range yang lebih dingin.

Ambil contoh untuk Jimny yang menggunakan mesin F10A, busi Denso yang disarankan pabrik adalah W16EPR-U.

Baca Juga: Busi Kotor Boleh Disikat Pakai Sikat Ini, Tapi Kalau Berkerak?

Khusus Denso, nilai panasnya adalah angka di tengah, yakni 16. Semakin tinggi angka ini, semakin dingin businya. Bila mesin F10A telah dioprek dengan kompresi tinggi, dapat mencoba W20EPR-U.

Bila menggunakan busi NGK, maka versi standar biasanya disarankan BPR5ES, untuk setingkat lebih dingin, boleh menjajal BPR6ES.

Pada Denso, semakin tinggi angkanya, semakin dingin businya.

Agar tidak salah beli, perlu memperhatikan aturan pembuat businya soal angka heat range itu, karena Champion, Autolite dan Bosch, menggunakan sistem yang berbeda dari Denso dan NGK, yakni semakin rendah angkanya, semakin dingin businya.