All New Avanza dan Xpander Facelift Adopsi Matik CVT, Bengkel Spesialis Kasih Pandangannya

Ferdian,Abdul Aziz Masindo - Selasa, 16 November 2021 | 19:00 WIB

Toyota Avanza Generasi Terbaru kini punya PCD 5x114,3 mm (Ferdian,Abdul Aziz Masindo - )

Otomotifnet.com - Persaingan pasar Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) makin ketat usai All New Avanza dan All New Veloz generasi terbaru meluncur (10/11/2021).

All New Avanza dan All New Veloz ini adalah generasi ketiga dengan perubahan baik di eksterior dan interior yang jauh berbeda dari generasi sebelumnya.

Sementara itu, dua hari sebelumnya, rival Avanza yakni Mitsubishi Xpander facelift sudah lebih dulu meluncur pada Senin (8/11/2021).

Menariknya kedua LMPV tersebut menggunakan jenis transmisi matik yang baru, dari yang sebelumnya matik konvensional menjadi matik jenis CVT (Continuously Variable Transmission).

Hermas Efendi Prabowo selaku pemilik bengkel spesialis matik Worner Matic memberikan pandangan.

Menurutnya, mobil-mobil di segmen LMPV seperti Honda Mobilio dan Nissan Grand Livina yang juga menggunakan transmisi matik jenis CVT seperti sudah menjadi langganan bengkel matik.

Karena mobil LMPV Ia menilai, banyak dijadikan sebagai 'mobil pekerja keras'.

Baca Juga: Mengagumkan, Interior Daihatsu All New Xenia Beda Jauh Dari Avanza

"Persoalannya memang, mobil-mobil dengan kategori Low MPV seperti Avanza dan Xpander itu kan kerjanya keras, kita ngerti lah kayak Avanza kita bawa ke gunung, ke lembah ke segala macam hajar saja, muatan 7 pun diisi 8 meskipun itu enggak boleh," buka Hermas saat diwawancarai di bengkelnya di Bintaro, Tangerang Selatan.

"Tapi mereka kerja keras banget, sekarang ini kan mau dibekali transmisi CVT," lanjutnya.

Hermas menilai, alasan Toyota dan Mitsubishi mengganti transmisi di mobil segmen LMPV untuk menyasar masyarakat perkotaan, sebab transmisi CVT lebih cocok untuk di perkotaan.

"Pertimbangan pakai CVT yang tahu persis pasti produsen mobilnya ya pertimbangan bisnisnya apa, tapi saya melihat mungkin ini salah satu strategi bisnis supaya penjual mobil bisa naik lagi," katanya.

Dok / OTOMOTIF
penggantian transmisi CVT secara assy bisa memakan biaya puluhan juta rupiah

"Avanza dan Xpander pakai CVT apakah targetnya Ia ingin nyasar di area-area perkotaan, sebab kalau di daerah menurut saya akan mengalami penurunan minat, Karena tantangan jalannya lebih berat di daerah apalagi di daerah berat berbukit-bukit" lanjut Hermas.

Karakter CVT dinilai kurang andal jika dipakai di daerah dengan medan jalan yang banyak menanjak jika dibandingkan matik AT Konvensional.

"Kita tahu karakter CVT itu memang agak tidak bersahabat ke kontruksi jalan yang konturnya naik turun, apapun CVT-nya dan diproduksi sama brand apapun, ketika kita bawa ke jalanan naik turun pasti kurang andal dibanding AT konvensional," papar Hermas.

Youtube GridOto