Otomotifnet.com - Menjaga volume air aki adalah kewajiban, namun mengisi hingga melampaui batas atas (upper level) justru memicu masalah serius.
Setiap aki basah telah didesain dengan ruang kosong di atas batas maksimal sebagai area ekspansi udara.
Dampak Mengisi Air Aki Terlalu Penuh Berbahaya
Berikut beberapa dampak ketika mengisi air aki terlalu penuh:
1. Pemicu Jamur Kerak Putih
Saat air aki bekerja, terjadi proses kimia yang menghasilkan uap panas.
Tanpa ruang kosong (clearance), uap air aki akan langsung keluar melalui lubang pernapasan dan membasahi terminal positif.
Hal ini memicu pertumbuhan jamur kerak putih yang mempercepat korosi pada baut dan kepala air aki.
2. Kerusakan Sel Internal
Ketiadaan ruang penguapan memberikan tekanan berlebih pada komponen internal.
Akibatnya, sel-sel air aki menjadi cepat aus dan rusak, yang secara langsung menurunkan performa kelistrikan kendaraan.