Otomotifnet.com - Banyak pemilik kendaraan yang menganggap wiper hanyalah komponen tambahan.
Padahal, wiper adalah kunci utama visibilitas demi keselamatan berkendara, terutama saat hujan deras.
Meskipun secara umum disarankan untuk diganti setiap 6 bulan sekali, namun kondisi lingkungan tertentu dapat mempercepat kerusakan komponen ini.
Mengapa Wiper Bisa Cepat Rusak?
Sering memarkir mobil di bawah terik matahari (dijemur) adalah penyebab utama karet wiper cepat keras dan getas.
Panas ekstrem membuat elastisitas karet hilang, sehingga saat diaktifkan, karet tidak lagi menyapu air dengan halus melainkan bergesekan kasar dengan kaca.
Waspadai 3 Tanda Utama Wiper Harus Diganti:
1. Suara Berisik atau Kasar
Jika muncul bunyi berdecit atau suara gesekan kasar saat wiper bekerja, itu adalah sinyal kuat bahwa karet telah mengeras.
Suara ini muncul karena permukaan karet yang sudah tidak rata lagi bergesekan langsung dengan kaca.
2. Hasil Sapuan Tidak Bersih
Wiper yang sehat akan meninggalkan kaca dalam kondisi kering sempurna.
Jika sapuan wiper masih menyisakan bekas air, noda bercak, atau membuat kaca terlihat buram, artinya wiper sudah tidak mampu lagi menjalankan fungsinya secara optimal.
3. Munculnya Garis Goresan
Inilah tanda yang paling berbahaya.
Karet yang sudah getas akan meninggalkan goresan tipis yang jika dibiarkan akan menjadi baret permanen yang membandel, sering kali menyerupai jamur kaca yang sangat sulit dihilangkan.
Baca Juga: Baru Tahu, Perbedaan Wiper Frameless dan Konvensional, Bagus Mana?
Baca Juga: Jangan Abai, Ini 3 Ciri Wiper Mobil Yang Sudah Tak Layak Pakai
Baca Juga: Wajib Paham, Ini Bahaya Air Wiper Diisi Campuran Sabun atau Air Biasa
Baca Juga: Begini Lho Caranya Merawat Wiper Mobil Bekas Agar Siap Dipakai
Tips Perawatan
Kerusakan kaca sering kali bukan hanya karena karet yang keras, tapi karena adanya butiran pasir dan debu yang terjepit di antara karet dan kaca.
Saat wiper digerakkan, pasir ini akan menggores kaca seperti amplas.
Langkah Pencegahan
Saat mencuci mobil, bersihkan karet wiper secara khusus.
Lap dengan kain lembap untuk menghilangkan kotoran yang menempel, lalu keringkan dengan hati-hati.