Otomotifnet.com - Benarkah Motor Matic Harus Sering Servis CVT Saat Musim Hujan? Mekanik Kasih Penjelasan Begini.
Seperti diketahui pemilik motor matic harus melakukan servis secara berkala agar kondisi motor tetap prima.
Salah satunya adalah melakukan servis bagian CVT secara berkala untuk memastikan komponen yang ada berfungsi normal.
Untuk servis CVT motor matic sendiri, rata-rata mekanik mematok jarak sekitar 6 sampai sekitar 9 ribu kilometer pemakaiam, atau sekitar 6 bulan sekali.
Lalu, apakah di musim hujan seperti sekarang ini, motor harus lebih sering melakukan servis CVT?
Baca Juga: Motor Matik Karburator Susah Hidup Dipagi Hari? Segera Lakukan Ini
Baca Juga: Motor Matik Terjang Banjir Rob? Lakukan 3 Hal Ini Agar Tak Karatan
Baca Juga: Mau Terjang Banjir Pakai Motor Trail? Segini Batas Amannya
Baca Juga: Berapa Batas Aman Motor Matic Bisa Lewati Banjir? Awas Mogok
Terkait hal tersebut, Adriansyach seorang mekanik Jaya Motor pada saat itu yang bengkelnya di Jl. Aria Putra No.30, Ciputat, Tangerang Selatan memberikan penjelasannya.
"Sebetulnya tidak perlu juga untuk lebih sering servis CVT, selama pemiliknya betul-betul rutin servis aman saja,"
"Tapi kalau di musim hujan sering mengalami gejala slip CVT, sebaiknya memang dicek di bengkel," ujarnya.
Gejala tersebut menandakan adanya air dan kotoran yang masuk ke bagian CVT motor matic.
"Kalau habis menerobos banjir atau genangan air yang tinggi, memang normal CVT akan slip," tegasnya
"Kalian bawa jalan sebentar juga bakal hilang. Sebab slip itu karena air yang masuk ke dalam CVT, dan umumnya cepat kering," yakinnya.
"Tapi kalau terlalu sering muncul slip, jangan-jangan paking CVT-nya memang sudah robek. Jadi air dengan mudah masuk ke area CVT," ungkapnya.
Kondisi paking yang robek ini selain bikin slip CVT, bisa juga membuat v-belt jadi mudah getas dan tidak awet karena sering kena air dan kotoran.
"Jadi bagusnya, di musim hujan seperti sekarang saat servis CVT cek juga paking CVT motornya," pungkasnya.