Otomotifnet.com - Lebaran identik dengan tradisi mudik yang dinanti-nanti.
Namun, bagi Anda yang memilih pulang kampung menggunakan transportasi umum dan meninggalkan sepeda motor di rumah, kewaspadaan ekstra sangat diperlukan.
Membiarkan motor tak terurus dalam waktu lama tanpa persiapan yang benar bisa memicu kerusakan teknis yang merugikan saat Anda kembali.
Cara Aman Meninggalkan Motor di Rumah Saat Mudik Lebaran
Agar kendaraan Anda tetap dalam kondisi ready-to-use pasca-lebaran, berikut adalah cara aman meninggalkan motor di rumah saat mudik lebaran:
1. Kebersihan adalah Kunci Anti-Korosi
Pastikan motor dalam kondisi bersih dan benar-benar kering sebelum ditinggal.
Debu, kotoran, atau sisa air hujan yang menempel dapat memicu korosi (karat) pada komponen logam dan merusak estetika body motor selama masa penyimpanan.
2. Manajemen Bahan Bakar
Hindari menyisakan bensin hanya setengah tangki.
Ruang kosong di dalam tangki memicu proses kondensasi (penguapan) yang menghasilkan titik-titik air penyebab karat.
Pilihannya dua: isi penuh (full tank) untuk meniadakan ruang udara, atau kuras habis jika motor ditinggal dalam waktu yang sangat lama.
3. Amankan Kelistrikan dengan Melepas Aki
Meskipun mesin mati, arus listrik statis biasanya tetap mengalir (arus parasit).
Untuk mencegah aki soak atau kehilangan daya, lepaskan kabel terminal aki dan simpan di tempat yang kering serta sejuk.
4. Lokasi Penyimpanan yang Ideal
Tempatkan kendaraan di dalam ruangan (indoor) yang terhindar dari paparan sinar matahari langsung dan tampias hujan.
Perubahan cuaca ekstrem dapat mempercepat getasnya komponen karet dan memudarkan cat motor.
Baca Juga: 5 Tips Meninggalkan Motor di Rumah Saat Mudik Lebaran, Ini Kata Pakar
Baca Juga: 3 Cara Ampuh Tangkis Maling Motor Enggak Perlu Alat Tambahan
Baca Juga: Begini Tips Agar Motor Keyless Bisa Aman Dari Maling, Lakukan Hal Ini
Baca Juga: Waspada, Ini Situasi yang Disukai Maling Motor Saat Beraksi di Siang Bolong
5. Gunakan Standar Tengah dan Alas Ban
Gunakan standar ganda (tengah) untuk menjaga keseimbangan beban kendaraan.
Sangat disarankan memberi alas berupa papan kayu atau karton tebal di bawah ban yang menyentuh lantai.
Hal ini penting untuk mencegah ban cepat kempes atau mengalami flat spot akibat suhu dingin lantai yang menyerap tekanan angin ban secara konsisten.
6. Proteksi Ganda dan Keamanan
Jangan abai pada aspek keamanan.
Pastikan kunci stang terkunci sempurna, gunakan gembok tambahan jika perlu, dan tutup motor dengan cover motor khusus.
Selain melindunginya dari debu dan goresan, cover juga berfungsi menyamarkan jenis kendaraan dari incaran pihak yang tidak bertanggung jawab.
7. Ritual Menghidupkan Mesin Pasca-Mudik
Saat kembali, jangan langsung menyalakan mesin dengan electric starter apalagi langsung menarik gas dalam-dalam (geber).
Selama motor diam, oli mengendap di dasar mesin.
Gunakan kick starter (engkol) beberapa kali dalam kondisi kunci kontak OFF agar oli terpompa naik dan melumasi komponen mesin terlebih dahulu.
Ini akan meringankan beban kerja dinamo starter dan memperpanjang umur mesin.