Catat! 17 Jalur Alternatif Jawa Barat Menghindari Puncak Arus Mudik

Konten Grid - Jumat, 13 Maret 2026 | 14:30 WIB

Jalur pantura

Otomotifnet.com - Menghadapi lonjakan volume kendaraan pada arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan Jawa Barat bersama kepolisian telah memetakan rute-rute strategis untuk mengurai kepadatan di jalur utama.

Jawa Barat, yang menjadi titik temu arus dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur, seringkali mengalami stagnasi di titik-titik populer.

Sebagai solusi, terdapat 17 jalur alternatif yang telah disiapkan dan laik fungsi untuk dilintasi pemudik.

Jalur-jalur ini terbagi ke dalam wilayah utara, tengah, dan selatan.

Pembagian Jalur Alternatif Berdasarkan Wilayah

1. Wilayah Utara (Lintas Pantura)

Bagi pemudik yang ingin menghindari kepadatan di ruas utama Pantura seperti Eretan atau Lohbener, berikut rute yang bisa diambil:

2. Wilayah Tengah (Penyangga Tol & Jalur Utama)

Jalur tengah menjadi krusial saat rekayasa one way diberlakukan di jalan tol atau saat terjadi penumpukan di arteri Purwakarta:

3. Wilayah Selatan (Primadona Baru)

Jalur Selatan kini semakin diminati berkat pemandangan yang indah dan kondisi aspal yang terus ditingkatkan:

Baca Juga: Resmi! 29 Ruas Tol Ini Mendapat Diskon Tarif Tol Mudik Lebaran 2026

Baca Juga: Arti Kode A dan B di Rest Area Saat Mudik Lebaran, Ini Kata Jasa Marga

Baca Juga: Resmi! Skema Lalu Lintas Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026

Baca Juga: Catat, Jadwal Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran Idulfitri 2026

17 Titik Jalur Alternatif Utama di Jabar

Secara spesifik, berikut adalah daftar ringkas jalur alternatif yang patut Anda catat:

  1. Cikampek – Sayam: Alternatif arah utara.

  2. Ciasem – Subang: Penghubung Pantura ke Jalur Tengah.

  3. Sadang – Kalijati: Menghindari Tol Cipali.

  4. Wanayasa – Jalan Cagak: Rute sejuk pegunungan.

  5. Cikamurang – Terisi: Tembus Indramayu/Cirebon.

  6. Jatibarang – Indramayu: Lingkar luar kota.

  7. Karangampel – Kapetakan: Pesisir utara Cirebon.

  8. Kadipaten – Jatitujuh: Akses menuju Bandara Kertajati/Tol.

  9. Parakan Muncang – Warung Simpang: Penyangga jalur Bandung-Sumedang.

  10. Wado – Kirisik: Penghubung Sumedang ke Tasikmalaya.

  11. Kadungora – Leles: Menghindari kemacetan Garut kota.

  12. Cijapati: Jalur penghubung Bandung-Garut via perbukitan.

  13. Kamojang: Jalur alternatif Bandung-Garut dengan pemandangan ikonik.

  14. Singaparna: Jalur tengah Tasikmalaya.

  15. Manonjaya – Banjar: Menghindari pusat kota Tasikmalaya.

  16. Cileungsi – Jonggol: Alternatif menuju Cianjur/Bandung tanpa lewat Puncak.

  17. Jalur Pansela Jabar: Rute pesisir selatan yang memanjang.

YANG LAINNYA