Panduan Beli Kawasaki Versys Bekas Tahun 2013, Perhatikan Hal Ini

Minggu, 3 April 2016 | 13:23 WIB

Banyak diandalkan untuk turing dan berpetualang, mesin dan komponen lainnya juga terbilang bandel

Jakarta - Sejak dirilis beberapa tahun lalu, Kawasaki Versys banyak mendapat perhatian. Khususnya para bikers pencinta turing dan adventure. Mengusung mesin 650 cc yang sejenis dengan ER-6n dan Ninja 650, tenaga yang dikeluarkan cukup mumpuni untuk perjalanan jarak jauh, ditambah pula riding position yang nyaman. Jika tertarik membeli dalam kondisi bekas, perlu diperhatikan terlebih dahulu beberapa hal.

“Jika sudah memasuki usia 3 tahun sebaiknya lakukan servis besar. Selain itu perhatikan juga komponen di sektor kaki-kaki dan kelistrikan,” jelas Eddy Yulianto, Kepala Mekanik Kawasaki Fatmawati, PT Super Sukses Motor.

Karena diperuntukkan buat turing dan adventure, material komponen yang ada di motor ini juga dirancang lebih kuat. Untuk bagian kaki-kaki, bisa perhatikan bearing roda dan Unitrack suspensi belakang. Kemudian untuk mesin, bisa perhatikan kondisi tensioner dan rantai keteng, biasanya mulai aus jika jam terbang tinggi.

“Nah, yang terpenting harus rutin ganti oli mesin setiap 3.000-4.000 km agar jeroannya awet,” tambah pria ramah ini. Sedangkan part-part yang biasanya mulai minta diganti di antaranya seperti gear set, filter udara, kampas kopling, busi dan kuras radiator.

Di sektor kelistrikan, perhatikan jika ada modifikasi penambahan aksesori atau lampu-lampu. Pastikan pemasangannya benar dan tidak mengganggu sistem injeksi bahan bakar atau performa aki. Karena masuk kategori big bike, motor ini cukup jarang dijumpai di pasar motor bekas.

Salah satu tempat yang menjual big bike yaitu R&J Motosport yang berlokasi di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Kawasaki Versys lansiran tahun 2013 ini memiliki harga jual Rp 110-115 juta, kondisi motor dan modifikasi yang ada juga mempengaruhi harga jual. • (otomotifnet.com)

 Plus
1. Mesin powerful dan bandel
2. Riding position nyaman
3. Ground clearance Tinggi

Minus:
1. Cek komponen kaki-kaki dan roda
2. Perhatikan kondisi tensioner dan rantai keteng

Editor : Otomotifnet

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA