First Ride Harley Davidson Street 500, Easy to Handle

Dimas Pradopo - Selasa, 17 Februari 2015 | 10:30 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Menyasar konsumen yang lebih luas. Jadi enggak hanya yang di garasi rumahnya sudah punya H-D, namun ke seluruh pengguna motor di Tanah Air

Jakarta - Harley-Davidson (H-D)Street 500 (XG500), bisa jadi pilihan buat konsumen yang hendak naik kelas. Istilah naik kelas disini ditujukan pada biker yang berganti tunggangan dan biasanya dari sebelumnya motor berkapasitas kecil ke yang lebih gede.Dengan kapasitas mesin 500 cc, maka Street 500 memang cocok buat mereka yang sebelumnya naik motor 250 cc. Pilihan lebih beragam dari sport, off-road dan touring.

No caption
No credit
No caption

Authentic dengan mesin V-Twin

Disini terlihat, bahwa PT Mabua Harley Davidson (MHD) sebagai agen tunggal pemegang merek motor produksi Amrik itu menghadirkan Street 500 guna menyasar konsumen yang lebih luas. Jadi enggak hanya yang di garasi rumahnya sudah punya H-D, namun ke seluruh pengguna motor di Tanah Air.Setelah diperkenalkan pada awal Desember lalu, konsumen baru bisa melakukan pemesanan. Unit Street 500, baru akan tiba pada Februari 2015 ini.

No caption
No credit
No caption

Full tank isinya 13, 1 liter

Meski demikian OTOMOTIF, diberikan kesempatan untuk mencicipi motor yang banderol off the road-nya Rp 219 juta ini. Nah, seperti apa sih rasa motor ini, langsung cuzz bro kita tunggangi Street 500!

Ada 2 pilihan warna yang bisa dijadikan bahan pertimbangan oleh calon konsumen. Bagi yang suka berpenampilan kalem, lirik warna mysterious red atau yang doyan gaya sangar bisa pilih vivid black.

Dengan mesin yang hanya 500 cc, tentunya memiliki desain bodi yang terlihat pendek. Tapi kalau dibandingkan tipe Sportster Iron 883, jarak sumbu roda Street 500 sedikit lebih panjang, yakini beda 24 mm

No caption
No credit
No caption

Setang sedikit lebar, mudah dikendarai

Mesin Evolution X™ V Twin dengan diameter piston 69 mm dengan panjang langkah 66 mm, terdengar halus saat dinyalakan. “Pendingin mesinnya sudah menggunakan radiator,” ungkap Mr. Testo.

Pesan peting bagi pengendara pemula H-D yang hendak berkendara dengan Street 500. Enggak perlu ragu dan pikir panjang, itu karena Street 500 mudah dikendalikan saat grip gas mulai dipelintir.

Perpaduan riding position yang pas dengan rata-rata tinggi badan orang Asia dan setang yang sedikit lebar, membuat rider berkendara dengan santai.


Sok depan cukup dengan model teleskopik

“Tetap bisa lincah, meski harus berkendara di jalanan yang agak sempit. Ini berlaku untuk semua rider,” papar Mr. Testo.Suspensi depan mengaplikasikan model teleskopis dan belakang twin. Pelek aluminium 17 inci dengan ukuran ban 100/80 dipasang di bagian depan dan untuk pelek belakang 15 inci dibalut ban 140/75.

Tanki bahan bakar desain lebar, sekali isi penuh bisa menampung bahan bakar sebanyak 13 liter. Dengan rekomendasi penggunaan BBM RON 91, Street 500 diklaim hanya perlu 3,7 liter untuk jalan sejauh 100 km. Atau, sebanding 27,02 km per liternya.

Sambil berkendara, tentu rider sesekali melirik indikator yang ada di spidometer berukuran 3,5 inci. Informasi kecepatan yang masih menggunakan mil per jam dan indikator lainnya, cukup mudah dibaca. Mau ‘naik kelas’ dengan motor 500 cc? Bisa melirik H-D Street 500. • (otomotifnet.com)

Data Spesifikasi
Dimensi

Panjang : 2,225 mm
Tinggi Jok : 709 mm
Jarak Dengan Tanah : 145 mm
Rake : 32 Derajat
Trail : 115 mm
Jarak Antar Sumbu Roda : 1,534 mm
Ban : 100/80 R17 (depan), 140/75 R15 (belakang)
Kapasitas Tangki : 13,1 liter
Kapasitas Oli : 3,1 Liter
Berat : 222kg

Mesin

Spesifikasi : Berpendingin Cairan, Revolution X™ V-Twin
Diameter Piston : 69 mm
Panjang Langkah : 66 mm
Kapasitas Mesin : 494 cc
Perbandingan Kompresi : 11 : 1
Sistem Bahan Bakar : Mikuni Port Tunggal, Diameter 35mm

Rangka

Knalpot : Hitam 2-1
Pelek : Palang 7, Aluminium (depan 7 belakang)
Pengereman : Kaliper 2 piston (depan dan belakang)

Performa

Torsi : 40 Nm/3.500 rpm
Sudut Kemiringan : 28,5 derajat (kiri & kanan)
Konsumsi Bahan Bakar : 3,7 L/100 km

Elektronik

Indikator : 3,5 inci spidometer, lampu jauh, netral, tekanan oli rendah, sein, diagnostik mesin, peringatan bahan bakar, ignition, kunci setang, tutup tangki
Editor : Dimas Pradopo

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X