Daftar Setelan Kerenggangan Klep Matik, Sesuai Anjuran Pabrik

Editor - Senin, 1 April 2013 | 09:30 WIB
Daftar Setelan Kerengangan Klep Matik, Sesuai Anjuran Pabrik
GT
Daftar Setelan Kerengangan Klep Matik, Sesuai Anjuran Pabrik

Otomotifnet.com - Kerenggangan klep adalah celah yang terjadi antara rocker arm dan ujung batang klep. Setiap engine, bisa diciptakan dengan celah yang berbeda-beda sesuai setingan, agar mesin bekerja secara maksimal.

Kerengganan ini, bisa juga berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar dan performa mesin. Kali ini, coba dibahas celah kerenggangan klep ditiap skubek.

“Celah ini sangat penting, makanya pabrikan memberikan rentang ukuran yang sudah distandarkan sesuai spek engine. Bila mesin masih standar, diharapkan mengikuti anjuran pabrik. Bila tidak, banyak pengaruh buruk yang akan timbul,” kata Titut Winarto, Chief mekanik dari dealer resmi Honda Wahana Artha.
Daftar Setelan Kerengangan Klep Matik, Sesuai Anjuran Pabrik
GT
Daftar Setelan Kerengangan Klep Matik, Sesuai Anjuran Pabrik
Bila celah terlalu rapat, mesin cepat panas dan akselarasi kurang alias lemot. Saat setingan klep dipaksa renggang, timbul suara nyaring akibat benturan yang tidak normal antara ujung batang klep dan rocker arm di daerah mesin. Bila ingin seting kerenggangan klep, baiknya gunakan fuller gauge. “Jangan pakai feeling atau kira-kira. Karena satuan yang digunakan adalah milimeter,” tambahnya.

Selain timbul suara nyaring macam knocking dan performa menurun, ketidak cocokan setingan klep in dan ex bisa mempercepat masa pakai part tersebut. “Saat seting kerenggangan klep, kondisi mesin harus dalam keadaan dingin,” saran Muhammad Abidin, General Manager Service and Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
SUZUKI
Suzuki Skywave

In 0,04 -0,08 mm
Ex 0,09 – 0,16 mm

Suzuki Skydrive
In 0,04 -0,08 mm
Ex 0,09 – 0,16 mm

Suzuki Hayate
In 0,04 -0,08 mm
Ex 0,09 – 0,16 mm

Suzuki Nex
In 0,04 -0,08 mm
Ex 0,09 – 0,16 mm

Suzuki Nex Fi
In 0,04 -0,08 mm
Ex 0,09 – 0,16 mm

Suzuki Spin
In 0,04 -0,08 mm
Ex 0,09 – 0,16 mm


HONDA
Honda Vario 110
In 0,16 mm -/+ 0,02 mm
Ex 0,25 mm -/+ 0,02 mm

Honda Vario Techno
In 0,16 mm -/+ 0,02 mm
Ex 0,25 mm -/+ 0,02 mm

Honda Vario 125 PGM-Fi
In 0,16 mm -/+ 0,02 mm
Ex 0,25 mm -/+ 0,02 mm

Honda Scoopy
In 0,14 mm -/+ 0,02 mm
Ex 0,14 mm -/+ 0,02 mm

Honda Scoppy PGM-Fi
In 0,14 mm -/+ 0,02 mm
Ex 0,14 mm -/+ 0,02 mm

Honda BeAT Fi
In 0,14 mm -/+ 0,02 mm
Ex 0,14 mm -/+ 0,02 mm

Honda BeAT
In 0,14 mm -/+ 0,02 mm
Ex 0,14 mm -/+ 0,02 mm

Honda PCX 125
In 0,10 mm -/+ 0,02 mm
Ex 0,24 mm -/+ 0,02 mm

Honda PCX 150
In 0,10 mm -/+ 0,02 mm
Ex 0,24 mm -/+ 0,02 mm


YAMAHA
Yamaha Nouvo
In 0,08 mm – 0,12 mm
Ex 0,08 mm – 0,12 mm

Yamaha Nouvo Z
In 0,06 mm – 0,10 mm
Ex 0,08 mm – 0,12 mm

Yamaha Mio
In 0,06 mm – 010 mm
Ex 0,08 mm – 0,12 mm

Yamaha Mio Sporty & Mio Soul
In 0,06 mm – 010 mm
Ex 0,08 mm – 0,12 mm

Yamaha Mio J & Mio GT
In 0,08 mm – 0,12 mm
Ex 0,09 mm – 0,13 mm

Yamaha Xeon & Xeon RC
In 0,08 mm – 0,12 mm
Ex 0,16 mm – 0,20 mm

Yamaha Fino
In 0,06 mm – 0,10 mm
Ex 0,08 mm – 0,12 mm

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Billy

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa