Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Abah Sule, Kolektor Bebek Lawas Honda Dari Bandung

Dimas Pradopo - Rabu, 16 Juli 2014 | 11:32 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Semua aliran ada, dari yang restorasi klasik hingga modifikasi

Bandung - Pria kelahiran kota Bandung itu memiliki nama lengkap Sulaeman Affandi. Abah Sule demikian ia akrab disapa di lingkungannya. Sejak tahun 90an Abah Sule terus mengoleksi motor-motor bebek Honda tahun 70-an atau yang di area Jawa Barat kerap disebut dengan julukan bekjul. Yup, motor yang sudah ditungganginya sejak duduk di SMP tahun 1973 ini membuatnya jatuh cinta.

"Dulu jaman SMP sudah main Honda pispot tahun 1969, sebenernya milik teman saya. Dan sampai sekarang tangan saya pasti gatel kalau liat si cantik ini. Tidak terasa saya hidup bareng 20 motor bekjul di dalam rumah saya. Itu saja sebagian saya titip tetangga sebelah," imbuh Abah Sule.

No caption
No credit
No caption

Di tahun 1996 Abah Sule mulai serius melirik motor klasik ini, 2 unit Honda pispot tahun 70an mulai dibangunnya dengan sepenuh hati. Meski kini sudah ada puluhan motor, namun Ia tak pernah anti menjual koleksinya. Abah Sule tidak pernah menahan lama jika ada yang "naksir" koleksinya.

"Ya silahkan saja kalau ada yang minat menebus, tapi dari dulu tidak pernah sengaja untuk memasang iklan di media manapun. Kebanyakan tahu dari teman-teman atau yang pernah mampir ke sini," jelasnya.

No caption
No credit
No caption

Abah Sule, punya 20 bebek tua tapi siap lepas koleksinya kalau ada yang minat.
Beberapa diantaranya hasil restorasi, rata-rata memakan dana sebesar Rp 4 juta hanya untuk pengerjaan bodi atau rangka. "Kalau total bisa Rp 10 juta hingga Rp 15 juta tiap motornya" ujar Sule.

Kalau untuk mesin, beberapa motor telah menjelma mengikuti jaman agar nyaman dipakai berangkat ke kantor, Abah Sule melakukan penyesuaian di bagian ruang bakar seperti piston dan kepala silinder hingga karburator, CDI dan kiproknya.


Gaya street cub yang lagi ramai belakangan juga ada.

"Tapi yang terpenting semua motor ada surat-suratnya, supaya siap jika harus dibawa jalan," canda pria yang berdomisili di komplek Pandan Wangi Ciwastra Bandung. Uniknya setiap plat nomor tiap motor adalah istilah-istilan beraroma Sunda yang sengaja dipesan Abah Sule. Asik banget! (motor.otomotifnet.com)  

Editor : Dimas Pradopo

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa