Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Modifikasi Nissan Cefiro 1990 dan 1991, Berkawan Dari Persamaan

Otomotifnet - Kamis, 4 Juni 2015 | 07:03 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption


Jakarta
- Nissan Cefiro sangat terkenal di kancah drifting. Kemudahannya mendongkrak tenaga dengan menggunakan mesin dan komponen dari Nissan Skyline menjadi salah satu penyebabnya.Wahyu Kumoro dan Ical Tadjoedin menjadi pribadi-pribadi yang turut merasakan hal tersebut yang masing-masing menggunakan keluaran 1990 dan 1991.

No caption
No credit
No caption

Meski sama-sama pakai RB25DET, mesin milik Cefiro Mimo sudah sedikit modifikasi


Bagi Mimo, panggilan Wahyu Kumoro, hal tersebut bukan lagi hal yang aneh. Tapi bagi Ical, merupakan suatu hal yang baru, karena bisa dibilang dirinya ‘pemain' baru di drifting. Bahkan untuk ikut kompetisi sekalipun belum pernah, baru selesai bangun mobil dan berencana ikut event.

No caption
No credit
No caption

Keduanya pakai jok bucket, berbeda pada merek. Milik Mimo pakai Bride, sementara Ical memilih Sparco


Menariknya, Mimo dan Ical ini sebelumnya tidak menjalin pertemanan. "Kita tidak sengaja ketemu di dua bengkel yang sama. Untuk bodi dan mesin," sebut Mimo, pemilik 4 unit Nissan Cefiro. Bahkan untuk beberapa modifikasi juga relatif sama.

No caption
No credit
No caption

Ical Tadjoedin menjadi pendatang baru di drifting Indonesia


Untuk melakukan pengecatan dan perombakan bodi, keduanya kompak di bengkel Newface milik Freddy di Lebak Bulus, Jaksel. Sementara mesin dan suspensi ‘masuk' ke bengkel A Ototechnik milik Amin Budiyono di Pondok Jaya, Mampang, Jaksel. Karena keduanya sering ‘nengokin' Cefironya masing-masing, akhirnya menjadi pertemanan yang cukup lekat.

No caption
No credit
No caption

Kabin yang kosong menyiratkan kalau milik Ical sudah siap kompetisi


Kedua Cefiro tersebut kompak menggunakan mesin RB25DET dan sama-sama dalam keadaan yang relatif standar. Perbedaannya, milik Mimo didapat dari pembelian halfcut Nissan Skyline R33, sementara punya Ical hanya mesin saja. Selain itu, milik Mimo yang juga ketua klub Nissan Cefiro Indonesia ini sudah mengganti intake plenum dan throttle body dengan yang lebih besar.

No caption
No credit
No caption


Perbedaan utama keduanya selain warna bodi yakni pada penggunaan. Warna orange menyala milik Mimo lebih banyak dipakai harian. Sementara yang grey, milik Ical, "Kayaknya lebih banyak nongkrong. Sebab rencana mau dipakai drifting. Lagipula kabin juga kosong," sebut pria ramah ini. • (otomotifnet.com)

Rem sama-sama menggunakan milik Nissan Skyline R33


Nissan Cefiro 1990 (Wahyu Kumoro)

Plus:
- Tampilan dan warna menyita perhatian
Minus:
- Di beberapa titik tidak rapi

Nissan Cefiro 1991 (Ical Tadjoedin)

Plus:
- Siap untuk kompetisi
Minus:
- Kabin terlihat kurang rapi


Editor : Otomotifnet

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa