Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Honda Brio E M/T 2013, Teruji Dilintasan Balap

Dimas Pradopo - Jumat, 19 Desember 2014 | 10:15 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Jakarta - Kehadiran balap satu merek Honda Brio di balap turing mobil di Sirkuit Sentul, Jabar memberi angin segar bagi penyuka balap. Salah satunya Sendy Setiawan yang langsung membeli Honda Brio keluaran 2013 tipe E.

Regulasi yang sangat terbatas mengharuskan pemilik perusahaan PT Anna Jaya Mandiri tersebut jeli memilih komponen serta tuner untuk mesin. Untuk bengkel, Firna Protechnic yang berlokasi di Tanjung Duren, Jakbar menjadi pilihan.

"Saya memang sudah lama jadi konsumen, tapi untuk balap baru mobil ini," sebut pemilik perusahaan yang bermain di bidang fuel supplier untuk kapal tersebut.
No caption
No credit
No caption

 Roll-bar berbahan seamless sesuai regulasi keselamatan

Sesuai regulasi, sisi mesin tidak boleh dioprek. Nah untuk meningkatkan performanya, dipasang 3 unit alat tambahan. Piggyback Dastek Unichip tipe Q+, throttle module serta i-drive. Teknologi drive by wire yang ada di Honda Brio membuat entakan tenaga menjadi sedikit lambat, sebab itu diakali oleh throttle module. "Nah, untuk mengatasi limiter, dipakai i-drive," tambah pria yang tinggal di apartemen di daerah Kelapa Gading, Jakut ini.

Hampir sama dengan mesin, suspensi juga dibatasi. Sokbreker hanya boleh tipe one way saja. Ini mengakomodir supaya modifikasi yang dilakukan tidak jadi terlalu mahal. Selain itu, target dari OMR Honda Brio ini untuk menjaring peserta baru.

 Tachometer sangat berguna sebagai pengingat waktu pindah gigi

Sendy dengan arahan Wie Wie Rianto dari bengkel Firna Protechnic memilih produk Aragosta. Meski hanya rebound saja yang bisa disetel, namun harus maksimal. "Penyetelan ini sangat penting. Akan berpengaruh ketika di tikungan," tambah pria berkacamata ini.

Atas ubahan yang sudah dilakukan ini, Sendy menjadi juara umum OMR Honda Brio musim kompetisi 2013. Sayang, di 2014 ini terkendala banyak masalah teknis. Seperti slang rem pecah atau terhalang backmarker.

Hasil akhirnya, Brio ini dianggap sukses sebagai batu loncatan karena untuk musim balap 2015, Sendy akan pindah kelas, pakai Honda Jazz. • (otomotifnet.com)

Editor : Dimas Pradopo

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa