Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Suzuki Thunder 250, Teman Membawa Berkah

billy - Senin, 22 Oktober 2012 | 10:55 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Ini yang disebut teman membawa berkah! Hanafi Hasan yang salah satu builder cukup ternama di Bekasi, Jawa Barat, dititipi temannya Suzuki Thunder 250. Menariknya, motor itu diminta dimodif. Tetapi jika sudah jadi, cukup dijadikan pajangan bengkel Hanafi saja. Wah, baik bener tuh temannya ya!

“Temen sih enggak minta macam-macam. Tapi, berpesan, motor ini dimodif dengan melibatkan hati,” sebut Opay, sapaan akrab Hanafi.

Wah, itu sih sudah pasti! Ibaratnya sudah ada bahan, tinggal olah karsa saja. Maka itu, demi memuaskan hati sendiri dan temannya, Opay coba menerapkan konsep café racer di Thunder dua slinder lansiran 1999 itu.

Setelah konsep ditetapkan, buat merealisasikan ubahan pacuan ini, modifikator berambut gondrong ini tak ingin merombak sasis. Sebisa mungkin, doi tetap usung sasis standar. Jadi, ketika ingin dibalikan ke kondisi awal, tak banyak ubahan.

Tetapi, karena konsep café racer, tentunya bodi kudu diubah. Tangki standar dicustom ulang. Doi terkesan dengan wadah bahan bakar milik Harley-Davidson tipe Sportster 1200.

Dimulai dari desain tangki itu, tapi Opay coba sedikit kembangkan lagi. “Kalau jiplak banget, kan kurang asyik, bro,” ungkap modifikator yang punya bengkel di Jl. Kemandoran No. 37, Bekasi Selatan, Jawa Barat.


Yang bikin beda, tangki seakan punya wide body. Iya, bagian samping kiri-kanan tangki dibuat sedikit lebar. Permainan wide body ini, dilakukan pakai bahan pelat galvanis ukuran 0,8 mm.

Jika diukur, bagian bodi yang keluar ini sekitar 1,5 – 2 cm. Tapi, ukuran tingginya dibuat proporsional, jadi harmonisasi tetap dijaga. “Prosesnya, harus beberapa kali dicoba. Soalnya ini buatan tangan sendiri. Kudu dipas-pasin dikit deh. Setelah dilihat pas, barulah dilas paten,” jawab Opay yang sudah punya dua anak itu.

Permainan custom tidak cukup sebatas itu. Karena agar terlihat eye catching, bagian wide body tadi dicat dengan kesan gold leaf. Tapi, Opay punya cara unik buat teknik pengecatannya.

"Bermodal kain kebaya aja. Kain itu di tempel di tangki, lalu dicat pakai beragam warna. Termasuk warna gold dan silver,” bebernya. Buat pengecatan ini, Opay juga kudu sabar. Karena enggak bisa dilakukan satu kali jadi. Mesti satu persatu motifnya. So, butuh tiga hari buat proses pengerjaannya.

Sedikit aneh sih, konsep café racer sedikit melenceng kalau melihat bodi belakang. Sebab, bukan buntut tawon yang diusung. Melainkan bodi yang kerap nempel di pacuan bergenre flat track. Ya, konsep bodi datar. Tapi, enggak apalah, toh itu murni konsep Opay buat bikin bodi dari pelat galvanis 0,8 mm itu.

Kelar modifikasi, sekarang Thunder 250 pun jadi nongkrong di workshop. Tapi, kira-kira banyak membawa berkah enggak ya? He.. he.. he.. (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan: Mizzle 120/80-18
Ban belakang: Corsa 150/60-17
Pelek depan: Champ 2,50 x 18
Pelek belakang: Champ 3,50 x 17
Westing House: (021) 359-68278
 

Editor : billy

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa