Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Kawasaki KLX 150S, Buat Naik Gunung Cuy!

billy - Selasa, 17 Juli 2012 | 12:00 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Andi Aulia punya hobi yang mengacu adrenalin. Bahkan, semasa kuliahnya doi aktif sebagai anggota MAPALA (Mahasiswa Pecinta Alam). Sekarang, doi punya Kawasaki KLX 150S sebagai ‘mainan’ baru. KLX pek-go ini sengaja dipilih demi misinya yang ingin naik gunung dengan menggunakan motor. “Kalau dulu naik gunung jalan kaki, sekarang bisa naik gunung pakai motor,” beber Andi.

Tapi, buat mewujudkan ambisinya itu, KLX tentu kudu dibuat nyaman dan tangguh. “Buat saya, ubahan mesin enggak terlalu penting. Yang jelas motor harus nyaman saat diajak riding ke hutan,” tegas pria berambut panjang itu.


Maka itu, pria berambut lurus yang juga punya hobi paralayang ini membo-yong tunggangan kebanggaannya ke Rock Well Workshop. Supaya sesuai yang diinginkan Andi, Sugiyono dan Agung selaku otak dari workshop yang banyak didatangi penggeber KLX ini pun ikutan putar otak. Wah, hati-hati terbalik tuh! He..he..he...

“Motor ingin nyaman, berarti yang diubah itu kaki-kakinya,” kata Mas No Sapaan akrab Sugiyono. Tahap pertama yang digarap pemilihan suspensi. Depan mengandalkan Honda CR 85 dengan model upside down yang dilengkapi seal saver. Pakai merek Shock Sox, tujuannya agar terhindar dari debu dan lumpur.


"Buat bagian belakang, swing arm andalkan Suzuki DR250. Arm itu ada motif siripnya, jadi kelihatan lebih kekar,” tambah Agung. Tapi, ketika mengaplikasi lengan ayun itu, ternyata butuh penyesuaian. Arm enggak asal pasang saja.

Mas No yang alamat bengkelnya di Jl. Sumur Batu Raya, Blok A3, No. 2, Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat ini mau berbagi tips dan trik. Triknya, unitrack aslinya dipindah ke dudukan link. Lalu, tuas link dihubungkan ke dudukan arm dengan mengandalkan pelat besi yang panjangnya 20 cm dari titik as unitrack ke titik as arm. Tebal pelat, 8 mm.

Sekarang monosok yang mengaplikasi dari Honda CR 85. Cara pemasangannya juga harus ada yang diubah. Jika langsung dipasang, tabung sok akan mentok rangka. Nah, agar tidak mentok, caranya pelat besi pada bagian kanan rangka dipotong. Lalu dilas lagi setelah posisinya digeser 12 mm.

Usai dandan kaki-kaki, sebagai finishing, warna dipilih nuansa kalem tapi sangar. "Kelir hitam dan putih dengan kombinasi stiker Sixpack dipilih agar motor terlihat eye catching," tutup Agung yang ramah ini.  (motorplus-online.com)


DATA MODIFIKASI
Ban depan: Kenda 80/100-21
Ban belakang: Kenda 100/100-21
Setang: Renthal
Engine guard: Rock Well
Rock Well Workshop: 0856-9354-0003

Editor : billy

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa