Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Atasi Problem-Problem Jupiter MX Keluaran 2008 Ke Bawah

Editor - Kamis, 26 Agustus 2010 | 06:46 WIB
Atasi Problem Jupiter MX Keluaran 2008 Ke Bawah
Atasi Problem Jupiter MX Keluaran 2008 Ke Bawah

OTOMOTIFNET - Para pemilik Jupiter MX edisi 2008 ke bawah kerap ngeluh, ada beberapa komponen yang fungsinya kurang maksimal. Di antaranya; sokbreker belakang cepat amblas, kipas radiator ngadat, kampas kopling cepet habis/gosong dan gigi 4 ngedrop. Tapi jangan khawatir, karena semua ada solusinya. Seperti dijabarkan berikut ini.

Sok Empuk
Meski tak ada kebocoran dan belum genap berumur 1 tahun, kadang pembesut tunggangan ini banyak yang mengeluh kalau sok belakang terlalu empuk. Sehingga saat menerjang jalan bumpy (tidak rata), terasa ngayun dan kurang nyaman.

“Solusinya, bisa pakai sokbreker yang lebih keras. Kalo produk aftermarket ada NTC, YSS, KTC dan lainnya (gbr.1). Dijual sekitar Rp 300 ribuan, tergantung merek dan tipe. Pastinya enggak bisa ditambah peninggi sok. Sebab dikhawatirkan malah jadi terlalu tinggi dan goyang. Justru sangat berbahaya,” wanti Fiki Farhan, kepala mekanik Adrian Motor di Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi.

Kipas Radiator

Bekerja sesuai sinyal dari thermo switch (sensor panas) di samping blok mesin sebelah kanan. “Terutama saat suhu mesin mencapai 95-98° C,” ujar Kamil dari Ondol’s Selatan Motor di Kostrad, Jaksel.

Problem yang sering dialami peranti itu, kadang nyala kadang enggak. Sehingga panas mesin berlebihan yang ujungnya terjadi overheating.

“Penyebab utamanya, kerja thermo switch ngaco dan mesti diganti baru. Namun kalau darurat, lagi di perjalanan dan gak menemukan penjual peranti ini, bisa di-jumper dengan 2 kabel. Caranya, sambung kabel dari kipas ke kunci kontak atau ke aki (gbr.2),” anjur Kamil.

Kampas Kopling Gosong
“Hal ini akibat oli di dalam bak mesin, kurang banyak. Sehingga pelumasannya kurang merata ke seluruh permukaan pelat dan kampas kopling,” yakin Nazar, empunya Nazar Motor di daerah Kebagusan, Jaksel.

Solusinya, pria ramah ini biasa menambahkan oli sebanyak 0,2 liter agar pelumasannya lebih merata (standar 0,8 liter). Lalu biar oli gampang masuk ke sela-sela pelat dan kampas kopling, dibikinkan jalur oli baru dengan cara melubangi rumah kopling sisi luar secara merata, menggunakan bor (gbr.4).

Gigi 4 Ngedrop
Sebagian MX-mania mengeluh, saat pindah gigi dari 3 ke-4, power terasa ngedrop. Lalu buat mencapai puncak gigi empat, butuh waktu cukup lama dan panjang. Tidak nyambung seperti gigi 1, 2 dan 3.

“Itu karena campuran bensin terlalu basah akibat ukuran main jet terlalu gede (gbr.4) (standar pabrik; pilot jet 20 dan main jet 105). Solusinya, ganti main jet-nya ukuran lebih kecil. Bisa comot bawaan Suzuki Satria 2-Tak, ukurannya 97,4,” anjur Trisno, empunya bengkel Ario Motor di Srengseng, Jakbar.


Penulis/Foto: Banar / Banar, Teguh

Editor : Editor

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa