Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Salah Kaprah Pengendara Cewek Nggak Paham Atau Cuek?

billy - Kamis, 14 April 2011 | 12:41 WIB
No caption
No credit
No caption


 Membahayakan orang lain!
Ulah foxy lady atau boncenger cewek bisa menjadi penyebab kecelakan pihak lain. Entah karena mereka memang benar tidak paham atau bertindak masa bodo alias cuek bebek. Yang penting nangkring di motor, terus gas, wess...

 Perilaku salah kaprah alias salah alamat membahayakan yang mungkin dilakukan lady biker, seperti bawa tas model jepit, pakai jaket terbalik, atau boncenger pakai pasmina sebagai pengganti jaket.

"Keselamatan berkendara itu mutlak, tidak bisa ditawar. Bawa tas yang tidak mengganggu gerak badan saat riding. Untuk pelindung badan, pakai jaket berbahan tebal dengan penutup hingga leher," terang Jusri Pulubuhu dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) di Jl. Pondok Indah Jakarta Selatan.

Tuh kan, keamanan berkendara nggak bisa ditawar. Pakai jaket terbalik, nggak berkendara saja aneh, pakai jaket kok terbalik. Penutup kancing di belakang.

Jaket berkendara didesain dengan bahan tebal berfungsi melindungi kulit jika terjadi gesekan dengan aspal. Bahkan yang bagus ditambah dengan protektor di pundak, siku dan dada, agar jika benturan, tulang bagian itu terlindungi. Tidak ada kejadian fatal.

Kalau dibalik maksudnya mungkin hanya melindungi tubuh dari angin yang menyusup. "Tetapi ini sangat menganggu ketika riding. Apalagi penutupnya diletakkan di belakang. Bayangkan kalau posisi jatuh, tangan dan siku tidak leluasa. Tangan mudah cedera," tambah Jusri.

Lain lagi dengan gaya boncenger. Sebagai boncenger, sebaiknya sadar keberadaannya menambah beban buat pengendara. Dengan begitu, posisi titik tumpu motor jadi bergeser.

Boncenger yang bawa tas, paling aman diletakkan di antara pengendara dan boncenger. Kalau tas diletakkan di samping keberadaan tas juga menganggu pengendara lain. Apalagi kalau macet.

Banyak kejadian tas nyangkut di spion motor lain. Sedangkan boncengernya nggak sadar. tanpa sengaja tas nyenggol ke spion, bisa-bisa motor gedubrak. Bahaya kan buat orang lain. “Untuk beberapa motor, sudah ada bagasi ekstra lebar. Silakan simpan di sana,” katanya.

Ada lagi kebiasaan boncenger yang mengganggu, seperti yang pakai pasmina sebagai pengganti jaket. Mungkin boncenger malas membawa jaket, sehingga pilih  pasmina untuk menutup tangannya.

Jelas ini nggak safety. Pashima cuma bisa meminalkan dampak sengatan panas. tetapi tak melindungi dari angin apalagi kalau terjatuh. Malahan, sisa pasmina yang nggak nyangkut di badan, kalau dipakai berkendara akan melambai karena tiupan angin. Lambaian kain menutup jarak pandang pengendara lain. Bahkan nyangkut di setang motor lain.

"Sebaiknya ibu-ibu yang sering boncengan atau sekadar berkendara dengan anak juga diberikan pengetahuan tersendiri soal aman berkendara. Sebab kadang tindakannya membahayakan pengendara  lain," harap Jusri bijak. (motorplus-online.com)

Editor : billy

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa