Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Jok dan Safety Riding, Jangan Asal Modif!

billy - Kamis, 14 April 2011 | 07:41 WIB
No caption
No credit
No caption


 Sarung pelapis jok menunjang safety riding
Jangan anggap remeh peran alas pantat alias jok. Fungsinya cukup vital dalam menunjang kenyamanan berkendara. Penggantian sarung jok dengan bahan variasi, kalau tidak tepat malah membuat berkendara menjadi tidak enak. Bahan yang licin sebaiknya tidak digunakan sebagai pengganti sarung jok. Posisi duduk akan ngegelosor jika pengendara melakukan pengereman walau tidak hard braking.

Bahan sarung jok memang banyak macam,  ada yang dibuat dari karbon, semi sintetis berpasir  dan karet. Untuk memodifikasi jok standar juga mudah. Tidak butuh waktu berlama-lama. Paling tidak satu jam. “Yang licin model karbon. Tapi banyak dicari karena harganya lebih murah,” kata Apip dari Black Sweet Seat Modification.

Karbon ini mirip dengan jok yang dilapisi plastik. Sehingga, saat pengendara menduduki jok dengan model ini, pantat pengendara gampang maju. Sedangkan bahan semi sintetik berpasir, modelnya kasar seperti ada bintik-bintik kecil.

“Pasir ini berfungsi sebagai penahan saat pengendara duduk. Bahan ini juga tahan terhadap air. Sedangkan yang model karet sintetis  bikin lengket sehingga badan tidak mudah geser,” kata pengrajin jok bermarkas di Jl. H. Ung, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Soal pemilihan bahan memang tergantung dari harga yang juga bervariasi. Tipe M-Tech yang model plastik dijual Rp 60 ribu. Sementara untuk karbon, harga di kisaran Rp 20-40 ribu.

Apip menambahkan, untuk menyiasati penggunaan bahan karbon yang licin, ia mendesain model jok dengan model tidak rata. “Saya akan buat ada cekungan menyesuaikan dengan pola pantat. Lalu pada ujung jok juga dikasih tonjolan sebagai penahan,” katanya berbagi tips.

Sedikit pesan saat memodifikasi busa jok. Bagian yang mau dipapas sebaiknya jangan terlalu tipis. “Sebab, busa juga berfungsi sebagai bantalan. Kalau dipapas terlalu tipis, juga akan membuat pantat jadi mudah pegal,” cetus Apip.

Karena selain untuk menopang tubuh, jok juga berfungsi sebagai peredam entakan ketika terjadi guncangan. Ya, baik itu ketika berada di jalan yang tidak rata atau juga ketika menghajar lubang. Bagai suspensi, jika peran busa sudah tidak bagus atau terlalu tipis, guncangan akan sangat terasa ke badan. Terutama, perut!

Wadow..!  (motorplus-online.com)

Editor : billy

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa