Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mobil Dilarang Masuk Kota, Nissan Siapkan 2 Konsep Mobil Kecil

Senin, 14 Oktober 2013 | 08:41 WIB
No caption
No credit
No caption


Konsep Pedestrian on Wheels, mobil kecil untuk di tengah kota yang padat pejalan kaki

Nashville - Nissan Motor Co (NMC) membayangkan bahwa industri mobil masa depan mencakup kendaraan kecil yang bisa melaju di seputaran  mal yang ramai. Dan produsen mobil Jepang itu sudah memperkirakan kebutuhan konsumen akan kendaraan praktis dalam 4 sampai 8 tahun ke depan. Demikian disampaikan oleh Rachel Nguyen, Direktur Nissan Perencanaan Hulu Global.

Meski masih lama, NMC sudah mempunyai 2 konsep futurisktik. Pertama, mereka namakan We Lounge. Tampilannya, kombinasi minivan, antar-jempur bandara, mobil sewaan, dan taksi. Suatu keluarga atau kelompok rapat sangat mungkin menyewa kendaraan yang bisa menyetir sendiri.

Selain itu, NMC masih punya konsep lain yang disebut Pedestrian on Wheels. Hal ini dibayangkan sebagai kendaraan kecil, bebas emisi (kendaraan listrik) yang dikendarai di perkotaan yang mana mobil sudah dilarang masuk. Contohnya, kota Florence di Italia melarang mobil masuk. Sejumlah kota di Asia dan Timur Tengah masuk dalam perencanaan pelarangan seperti itu.

Nah, konsep nanti memungkinkan satu atau dua penumpang bisa bergerak terus di antara hiruk-pikuk pejalan kaki. Mereka bisa membawa perlengkapan di bagasi atau bahan makanan untuk satu minggu, tanpa membahayakan pejalan kaki.

Produsen mobil juga sedang memikirkan empat pendekatan baru untuk mendapatkan styling kendaraan bertujuan memberikan orang-orang muda lebih banyak pilihan dan keterlibatan dalam tampilan mobilnya.

Caranya, dalam pendekatan pertama, Nissan akan mengundang desainer otomotif terkenal atau dikumpulkan dalam satu tempat untuk menciptakan desain mobil. Dalam pendekatan kedua, Nissan memberi kesempatan luas mendesain sehingga bisa berkembang berdasarkan apa yang konsumen inginkan.

Dalam pendekatan ketiga, Nissan akan menyulai platform, sehingga pihak keetiga dapat beradaptasi ke dalam model mereka sendiri. Hasilnya, mungkin variasi model yang dilakukan pemasok, mitra lain, atau perusahaan consumer goods.

Pendekatan keempat, terinspirasi dari hacker komputer, sebut Nguyen. Ini memungkinkan konsumen masuk ke dalam rencana desain Nissan dan membuat perubahaan untuk membuat mobil yang mereka inginkan. Asal, sesuai dengan persyaratan kesemalatan dan rekayasa.

Ide dari semua ini, menurut Nguyen, tak lain membawa orang-orang muda di seluruh dunia kembali ke mobil. Karena, seperti di Jepang dan Eropa sudah terlihat gejala bahwa ketertarikan orang-orang muda terhadap mobil sudah nol. - Nissan Motor Co (NMC) membayangkan bahwa industri mobil masa depan mencakup kendaraan kecil yang bisa melaju di mal yang ramai. Dan produsen mobil Jepang itu sudah memperkirakan kebutuhan konsumen akan kendaraan praktis dalam 4 sampai 8 tahun ke depan. Demikian disampaikan oleh Rachel Nguyen, Direktur Nissan Perencanaan Hulu Global.

Meski masih lama, NMC sudah mempunyai 2 konsep futurisktik. Pertama, mereka namakan We Lounge. Tampilannya, kombinasi minivan, antar-jempur bandara, mobil sewaan, dan taksi. Suatu keluarga atau kelompok rapat sangat mungkin menyewa kendaraan yang bisa menyetir sendiri.

Selain itu, NMC masih punya konsep lain yang disebut Pejalan kaki di atas roda (Pedestrian on Wheels). Hal ini dibayangkan sebagai kendaraan kecil, bebas emisi (kendaraan listrik) yang dikendarai di perkotaan yang mana mobil normal sudah dilarang masuk.

Contohnya, kota Florence di Italia melarang mobil masuk. Sejumlah kota di Asia dan Timur Tengah masuk dalam perencanaan pelarangan seperti itu.

Nah, konsep nanti memungkinkan satu atau dua penumpang bisa bergerak terus di antara hiruk-pikuk pejalan kaki. Mereka bisa membawa perlengkapan di bagasi atau bahan makanan untuk satu minggu, tanpa membahayakan pejalan kaki.

Produsen mobil juga sedang memikirkan empat pendekatan baru untuk mendapatkan styling kendaraan bertujuan memberikan orang-orang muda lebih banyak pilihan dan keterlibatan dalam tampilan mobilnya.

Caranya, dalam pendekatan pertama, Nissan akan mengundang desainer otomotif terkenal atau dikumpulkan dalam satu tempat untuk menciptakan desain mobil. Dalam pendekatan kedua, Nissan memberi kesempatan luas mendesain sehingga bisa berkembang berdasarkan apa yang konsumen inginkan.

Dalam pendekatan ketiga, Nissan akan menyulai platform, sehingga pihak keetiga dapat beradaptasi ke dalam model mereka sendiri. Hasilnya, mungkin variasi model yang dilakukan pemasok, mitra lain, atau perusahaan consumer goods.

Pendekatan keempat, terinspirasi dari hacker komputer, sebut Nguyen. Ini memungkinkan konsumen masuk ke dalam rencana desain Nissan dan membuat perubahaan untuk membuat mobil yang mereka inginkan. Asal, sesuai dengan persyaratan kesemalatan dan rekayasa.

Ide dari semua ini, menurut Nguyen, tak lain membawa orang-orang muda di seluruh dunia kembali ke mobil. Karena, seperti di Jepang dan Eropa sudah terlihat gejala bahwa ketertarikan orang-orang muda terhadap mobil sudah nol.  (Mobil.Otomotifnet.com)

Editor :

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa