Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Setel Kopling Karimun Estilo, Sesuaikan Gaya Mengemudi Anda!

Editor - Jumat, 15 Januari 2010 | 09:52 WIB
Setel Kopling Karimun Estilo, Sesuaikan Gaya Mengemudi Anda!
Setel Kopling Karimun Estilo, Sesuaikan Gaya Mengemudi Anda!

OTOMOTIFNET - Meski tergolong mobil anyar, Suzuki Karimun Estilo bisa saja belum sesuai selera sang pemilik alias driver. Banyak bagian di mobil yang mengusung metode penyetelan macam pedal kopling. Meski dari pabrik sudah ada setelan ‘default’, bisa saja sewaktu-waktu diubah sesuai kebiasaan pengemudi.

Ada kalanya otomania menyukai setelan pedal kopling yang rendah, namun tak jarang pula yang menyukai setelan pedal kopling tinggi. Apalagi Kartilo lazim dipakai kaum hawa yang kerap memakai sepatu hak (high heel).

“Posisinya mudah dijangkau dan bisa setel sendiri,” jelas David Ahie, juragan Top-Speed di bilangan Kedoya, Jakbar.

KUNCI 14

Tergolong mudahnya, cukup siapkan perkakas standar pabrik yanga di bagasi mobil. Tak perlu kunci-kunci khusus, sediakan saja kunci 14 mm. Proses pertama adalah membuka tutup plastik yang berfungsi sebagai nut protector. Gunakan tangan saja karena tutup plastik penutup mur setelan hanya sebagai pelindung yang tidak di-torsi (Gbr.1)

Setelah penutup plastik terbuka, gunakan kunci 14 mm untuk menyetel posisi ketinggian tuas pedal kopling sesuai kebutuhan. Logikanya, bila mur diputar searah jarum jam yang artinya mengencangkan, tuas kopling akan ikut ketarik sehingga posisi pedal menjadi rendah.

Sebaliknya, bila mur diputar melawan arah jarum jam yang identik dengan mengendurkan, tuas kopling akan mundur yang berarti pedal kopling akan meninggi (Gbr.2). Pastikan saat melakukan penyetelan dibarengi dengan simulasi di dalam kabin untuk mendapat setelan yang benar-benar diinginkan (Gbr.3).

Pada proses ini bisa saja pe­nyetelan dan pengetesan pedal kopling dilakukan berulang-ulang karena tak langsung mendapat setelan yang sesuai. Harap diperhatikan pula, jangan terlalu tinggi dalam menyetel pedal kopling karena bisa menyebabkan pelat kopling menempel dengan flywheel. Sebaliknya, setelan yang terlalu rendah akan menyulitkan saat masuk gigi meski pedal sudah diinjak sampai mentok.

Setelah setelan paling ideal di dapat, kembalikan penutup plastik ke tempatnya semula untuk mengunci mur penyetel agar tak berputar (Gbr.4). “Bila perlu kancing plastik diperkuat dengan pengunci cable ties untuk memastikan mur tidak bergeser dan menyebabkan setelan berubah,” jelas Ahie.

Pantau Oli Mesin

Suzuki Karimun Esti­lo ter­anyar memili­ki da­­pur pacu makin ring­kas. Dari semula berka­pa­sitas 1.100 cc dengan blok mesin 4 silinder segaris, kini menciut menjadi 3 silinder segaris. Kapasitas mesin turun 100 cc menjadi 1.000 cc, jangan diperlakukan sama dalam hal mengisi oli mesin.

Berkapasitas 1.000 cc (lebih kecil 100 cc dari mesin Karimun generasi pertama). Artinya, volume pe­lumas menjadi lebih sedikit ke­timbang mesin lama.

“Bagi yang tidak mengerti bisa saja mengisi mesin dengan volume oli berlebih,” jelas Tjahja Tandjung, juragan TODA Oil di bilangan Kelapa Gading. Apalagi bila membesut Karimun Estilo merupakan penga­laman per­tama.

Makanya pastikan terlebih dulu volume oli mesin yang dianjurkan untuk mesin tipe K10B ini. “Tanpa penggantian filter oli, pelumas tak sampai 3 liter ujar,” Tjahja lagi. Tepatnya, 2,87 liter. Dengan penggantian oli filter bisa mencapai 3 liter.

Sebagai tindakan preventif, selalu pastikan jumlah pelumas yang ada di dalam mesin dengan mengecek deepstick oli yang terdapat di valve cover mesin. Bila kurang harus ditambah dan bila ternyata kelebihan harus dibuang sampai batas ideal 2,87-2,9 liter. Indikator sederhana adalah dengan melihat tanda batas minimal dan maksimal berupa titik pada bagian deepstick.

Penulis/Foto: Kl:X / KLX

Editor : Editor

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa