Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Liburan Di Jakarta Mumpung Sepi, Kota Tua Nyaman Di Sambangi

billy - Selasa, 16 Agustus 2011 | 19:16 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption
 
JAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta, memperkirakan paling tidak ada 3,7 juta kendaraan yang bakal keluar dari Jakarta pada saat libur lebaran nanti. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kondisi Jakarta yang kerap dilanda kemacetan, bakal sirna. Artinya, Jakarta menjadi kota yang nyaris tak berpenghuni. Maklum, kebanyakan penghuni yang kaum urban itu, pulang ke ‘kampung sesungguhnya’.

Nah, kalau sudah begitu, berlibur bagi yang tidak pulang kampung, bisa menjadi sarana untuk melepas penat. Setelah selesai bersilaturahmi dengan sanak saudara, coba deh beberapa tempat berikut yang bisa menjadi alternatif liburan sekaligus menambah pengetahuan.

Sejarah Jakarta
Buat yang tinggal di Jakarta, tentu sudah mahfum akan keberadaan kawasan Wisata Kota Tua Jakarta. Yup kawasan yang terletak di Jakarta Barat dan Jakarta Utara ini memang menyimpan segudang sejarah Kota Jakarta.

Bisa jadi, lantaran sejak zaman Pangeran Jayakarta (1527-1619) hingga zaman kemerdekaan, daerah ini selalu menjadi daerah utama. Tak salah kiranya kalau hingga kini pun kawasan ini masih disebut dengan nama Jakarta Kota.

Berdasarkan SK. Gubernur Provinsi DKI Jakarta No.34 tahun 2006, kawasan Kota Tua Jakarta ditetapkan seluas 846 hektare.

Artinya, kawasan Kota Tua bukan cuma terletak pada Museum Fatahillah saja, tetapi hingga kawasan pelabuhan Sunda Kelapa.

Nah, kalau tertarik dengan kawasan Kota Tua ini, tak salah kiranya, selama liburan nanti, dimulai dari kawasan yang paling populer, yaitu Museum Fatahillah. Jika menuju ke sini pun tak sulit. Bagi yang enggan menggunakan kendaraan pribadi, bisa menggunakan bus Transjakarta dari kawasan Blok-M dan berhenti hingga Stasiun Kota. Sebelum menuju Fatahillah, bisa singgah dulu melihat bagaimana stasiun kota yang kini sudah mengalami pemugaran itu.

Stasiun yang dikenal dengan nama Stasiun BEOS itu, terletak persis tepat di depan pemberhentian terakhir rute Transjakarta. Untuk mencapainya, cukup melewati terowongan yang tembus ke stasiun itu.

Lokasi tepatnya berada di Jalan Stasiun Kota No.1, stasiun ini dibangun sejak tahun 1870 ketika zaman penjajahan Belanda. nama BEOS sendiri merupakan singkatan dari Batavia En Omstreken yang artinya kira-kira sebagai pusat kereta dari Batavia menuju kota-kota satelit di sekeliling Batavia.

Stasiun hasil karya Ir. Frans Johan Louwrens Ghijles itu, pada masanya melayani rute ke Karawang, Bekasi, Bogor dan Parahyangan. Stasiun yang pendiriannya diarsiteki oleh orang belanda kelahiran Tulungagung, Jawa timur itu sempat mengalami pemugaran pada tahun 1926.


 Kali besar, bisa di telusuri jalan kaki
Tak jauh dari Stasiun BEOS, terletak Museum Fatahillah itu. Di sini, bagi yang membawa kendaraan semacam mobil, mesti memutari museum itu untuk bisa mendapat parkir. Meski begitu, tempat yang tersedia juga tidak terlalu besar. Untuk itu, alangkah baiknya menggunakan moda transportasi Transjakarta. Tentu saja, perlu menyiapkan fisik untuk menempuh perjalanan.

Memang, untuk menyusuri kota tua di Jakarta, lebih sip bila dilakukan tanpa menggunakan mobil atau motor. Letaknya yang berdekatan di kawasan itu, membuat perjalanan dengan kendaraan terasa tidak efektif.

Misalnya saja, setelah Museum Fatahillah, pelancong bisa melakukan kunjungan ke Museum Bank Mandiri. Letaknya tepat di seberang Stasiun BEOS. Di dalam museum ini, ada sejarah mengenai bank-bank yang bergabung menjadi Bank Mandiri. Misalnya, Bank Expor Impor Indonesia, Bank Dagang Negara, Bank Bumi Daya dan Bank Pembangunan Indonesia.Museum yang terletak di Jalan Lapangan Stasiun No. 1 itu dibangun sejak 1929. Ini adalah gedung bekas peninggalan kantor pelayaran Belanda atau dikenal sebagai Nederlandsche Handel-Maatsschappij.

Selain keduanya, ada pula kawasan sejarah Jembatan Kota Intan. Untuk mencapainya, mesti menggunakan ojek sepeda dari Museum Fatahillah.

Nah, kalau tak mudik, silakan jelajahi Kota Tua Jakarta, dijamin asyik!.  (mobil.otomotifnet.com)

Editor : billy

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa