Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Tes Active Stabilizer, Berhenti Lebih Cepat

Otomotifnet - Senin, 16 November 2015 | 15:04 WIB
No caption
No credit
No caption

Jakarta - Beberapa toko di kawasan Pasar Mobil Kemayoran, Jakpus menawarkan active stabilizer. Bahan tersebut dari karet, dengan fungsi bikin lebih nyaman saat berkendara di jalan bergelombang, tapi tetap stabil saat menikung.

Sebenarnya sudah ada beberapa merek yang lebih dulu beredar, seperti Hurricane, Valen, Prime dan lainnya. Penasaran dengan performa produk tersebut, OTOMOTIF tentu harus jajal langsung dong.

Apalagi Ronald Lin, pemegang merek Prime mengklaim juga bisa memperpendek jarak pengereman. “Dengan memasang active stabilizer, maka jarak main per lebih pendek. Bisa mengurangi gejala hidung menukik saat melakukan pengereman dan imbasnya jarak pengereman jadi lebih pendek,” ungkapnya.

Dengan alat Racelogic, bisa dilihat jarak dan waktu saat melakukan pengereman. Metode pengetesannya hard braking setelah lebih dari 100 kpj. Toyota Avanza tipe S A/T yang merupakan kendaraan operasional OTOMOTIF jadi alat peraga. • (otomotifnet.com)

Data Tes Pengereman

Sebelum Pasang
60-0  kpj  10,5 detik  32, 2 m
100-0 kpj  12,7 detik  78,3 m

Sesudah Pasang
60-0 kpj  5,8 detik    28,3 m
100-0 kpj 75,7 detik 70,7 m 


No caption
No credit
No caption

01. Kaya gini tampang Prime active stabilizer yang tersedia untuk kendaraan Eropa maupun Jepang. Kisaran harganya Rp 550-580 ribu sudah plus pasang

No caption
No credit
No caption

02. Cara pasangnya tinggal selipkan di antara per belakang dan juga bagian depan. Agar yakin enggak terlepas, diikat dengan cable ties

No caption
No credit
No caption

03. Selain produk Prime, juga ada merek lain seperti Hurricane yang lebarnya lebih kecil. Si karet merah Valen, juga masih bisa dicari pada beberapa toko di Pasar Mobil Kemayoran.

04. Dipakai berakselerasi di trek lurus memang terasa lebih stabil setelah pakai active stabilizer. Diajak menikung 60-80 kpj masih ada gejala body roll di bagian depan, bisa jadi karena performa dari suspensi depan yang menurun. Bagian belakang rasanya lebih stabil.



Editor : Otomotifnet

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa