Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Membersihkan Mobil Saat Musim Hujan, Tangkal Dua Musuh Bebuyutan

Otomotifnet - Rabu, 16 Desember 2015 | 17:01 WIB

Jakarta - Musim hujan sudah hadir, kebutuhan mencuci mobil tentu sudah jadi jadwal rutin. Namun bagaimana memilih opsi yang biasa tersedia? Haruskah menambah frekuensi cuci dengan mengangkat mobil? Ataukah masih bisa membawa tunggangan ke salon mobil di musim hujan?

Antisipasi Karat

Karat paling berisiko muncul pada bagian kolong mobil, oleh karena itu bagian ini tidak boleh terlewat. Menurut Danang Jaya Prana, Operational Manager dari Auto Bridal Prioritas 30, Tebet, Jaksel, “Ketika musim hujan, air hujan dan kotoran yang menempel di rongga sasis dan komponen-komponen suspensi bisa mengakibatkan oksidasi pada besi, yang menimbulkan karat.”

Untuk itu, perlu dilakukan cuci angkat bisa dilakukan di tempat pencucian mobil yang menyediakan lift hidrolis. “Disarankan untuk cuci angkat tidak perlu terlalu sering, sebaiknya jadwalkan mencuci bagian kolong mobil antara satu kali per dua minggu atau dua kali per bulan,” jelas Danang. Hal itu menurutnya, karena saat mobil diangkat, sistem suspensi dan kemudi mobil dalam kondisi menggantung. Jika hal ini terjadi terlalu sering maka ditakutkan komponen suspensi akan melemah, selain itu dapat menganggu kestabilan mobil karena spooring dan balancing dapat berubah.

Pakai Anti Jamur

Selain membersihkan kolong mobil, musuh lain yang juga harus diantisipasi adalah jamur yang membuat cat mobil terlihat kusam. Jamur ini timbul oleh butir air hujan yang menempel pada mobil sehabis hujan tidak langsung dibersihkan dan dibiarkan mengering. Jika sudah begini, satu-satunya pilihan hanyalah memasukkan mobil ke salon mobil untuk dipoles. Tetapi opsi ini harganya relatif mahal, daya tahan polesnya pun kadang tidak lama jika terus menerus terkena hujan. Tenang, ada opsi lain kok yaitu paint protection. Bodi mobil diberikan lapisan nano ceramic technology yang berguna untuk melindungi cat.

Prosesnya diuraikan oleh Danang yang lain yaitu Danang Firdaus, dari Mistershine AutoSpa & Detailing Centre, Pesanggrahan, Jaksel. “Untuk musim hujan saya rasa lebih tepat untuk mengaplikasikan paint protection, kenapa? Karena dengan lapisan paint protection, bodi mobil akan memiliki sifat hydrophobic,” ujarnya. Lapisan itu bakal membuat air hujan yang mengandung asam dan kotoran akan sulit menempel di bodi mobil.

Selain itu lapisan ini membuat proses mencuci mobil menjadi lebih mudah karena dengan hanya disemprot dengan air bersih. “Kotoran akan dengan mudah terbilas,” jelas Danang saat ditemui di tempat praktiknya. Lapisan paint protection ini diklaim Danang mampu bertahan sampai dua tahun. “Memang butuh maintenance setiap 3 bulan, karena sedang musim hujan,” wantinya. Paket paint protection harganya berkisar dari Rp 3.250.000 sampai Rp 6.000.000, tergantung dari ukuran mobil Anda. • (otomotifnet.com)

 

Editor : Otomotifnet

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa