Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Jangan Sembarangan Menyalip, Inilah Biang Keladi Kecelakaan

Joni Lono Mulia - Minggu, 7 Januari 2018 | 14:15 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas disebabkan menyalip tanpa perhitungan
Instagram @tmcpoldametro
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas disebabkan menyalip tanpa perhitungan

Otomotifnet.com - Aksi menyalip  sering dilakukan ketika kendaraan di depan berjalan lebih pelan, sementara mobil di belakangannya melaju lebih kencang.

Akan tetapi,  menyalip atau mendahului kendaaran itu ternyata menjadi penyebab terbesar terjadinya kecelakaan di jalan.

Seperti yang diungkapkan  Jusri Pulubuhu, Training Director dan Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), kecelakaan lalu lintas terjadi akibat menyalip atau mendahului kendaraan.

"Berdasarkan data yang dikeluarkan Korps Lalu Lintas Republik Indonesia, salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas terbesar adalah saat menyalip, bisa sampai 76 persen."

(BACA JUGA: Yamaha NMAX Paling Silau Se-Makassar, Biayanya Setara 3 NMAX Baru)

"Pasalnya ketika menyalip, ada beberapa kondisi yang kritis dan rentan kecelakaan," ujar Jusri Pulubuhu seperti dikutip dari Kompas.com.

Soal kondisi kritis dan rentan, Jusri Pulubuhu menjelaskan beberapa poinnya. 

Pertama, bidang pandang yag terbatas, seperti karena terhalang kendaraan yang akan disalip, sehingga tidak secara jelas mengetahui situasi di depan kendaraan yang akan disalipnya.

Kedua,  kecepatan yang harus dipacu ketika akan mendahului 15-20 km/jam lebih cepat daripada kendaraan yang akan disusul.

(BACA JUGA: Begini Menyebut Mobil Jepang Yang Benar Simak Dan Jangan Gagal Fokus)

Hal ini menyebabkan pada kondisi tertentu kendaraan rentan hilang kendali.

Ketiga, pada umumnya saat akan mendahului kendaaraan yang akan disalip, tak jarang pengemudi nekat untuk mengambil jalur berlawanan.

Keadaan itu  rentan mengalami kecelakaan dengan kejadian yang lazim disebut "adu kambing".

Jadi perhitungkan secara matang beberapa faktor yang telah diuraikan biar menyalip mobil tidak berisiko kecelakaan.

Editor : Joni Lono Mulia
Sumber : GridOto.com

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa