Memotong Kalimantan Lewat Jalur Dayak, Tiga Biker Temukan Banyak Hal Tak terduga

Iday - Selasa, 11 September 2018 | 14:00 WIB
Ekspedisi Memotong Kalimantan. Pose bersama putri kepala suku
SMOG
Ekspedisi Memotong Kalimantan. Pose bersama putri kepala suku

Otomotifnet.com - Sebuah perjalanan panjang membelah pula Kalimantan dilakukan tiga personel Supermotor Owner Group (SMOG). 

Perjalanan ini disebut Ekspedisi Memotong Kalimantan Lewat Jalur Dayak

Digagas Siswa Murwono sejak setahun yang lalu ini direalisasikan selama 16 hari dalam periode 12-31 Agustus 2018. 

Perjalanan dilakukan oleh 3 personel, Siswa Murwono, Novan Pamungkas dan Budi Hartono sejauh 3.300 kilometer. 

Mereka menyebut visinya membuktikan konsep supermoto paling rasional untuk dikembangkan menjadi motor penjelajah jalanan di negeri ini.

Lalu misinya berusaha memotong Kalimantan dari pesisir timur dengan mencari jalan yang terpendek menuju pesisir baratnya.

Yaitu dengan menghubungkan 4 hulu sungai utama: Mahakam, Barito, Kahayan dan Kapuas.

(BACA JUGA: Mamah Muda Mainan Motor, Model Trail Lampunya Gede Banget, Ada Yang Tau Motor Apa?)

Ekspedisi Memotong Kalimantan. Siswa Murwono, penggagas ide perjalanan
SMOG
Ekspedisi Memotong Kalimantan. Siswa Murwono, penggagas ide perjalanan

Mereka menggunakan tiga motor Yaitu KTM 250 EXCF, Honda XLR 250 Baja yang dirombak supermoto dan Husqvarna 250 SMR, supermoto asli pabrikan. 

"Kita upayakan masuk ke kampung. Jalan off-roadnya sekitar 5 persen, tapi dari 3000-an kilometer itu artinya mencapai 200 kilometer," ucap Novan. 

Bekal yang dibawa enggak banyak, simpel. Memakai side bag lentur supaya tahan goncangan. 

"Tiga orang ini maunya minimalis saja tanpa pendukung," terang Siswa Murwono kepada Otomotifnet.com.

"Lalu di tengah jalan satu motor rusak, jadi kami boncengan."

"(Husqvarna) basic motornya kompetisi, enggak bisa putaran mesin rendah, jalan 2.000 kilometer mesin jebol. Itu enggak kami tutup-tutupi," aku Pak Sis, demikian ia akrab disapa. 

Ada banyak hal unik yang mereka jumpai selama perjalanan. 

Di antaranya, masih berlakunya sistem barter sebagai jual beli, bertemu kepala suku yang tinggal di rumah panjang dengan 24 keluarga, moto Garuda Di Dadaku Malaysia di Perutku, bertemu Honda Tiger bertangki gede untuk menyimpan bensin lebih banyak hingga terpaksa tidur di penginapan prostitusi. 

Nah, berikut ini adalah catatan atau jurnal perjalanan bermotor untuk memotong pulau Kalimantan melalui Jalur Dayak:

Editor : Iday

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X