Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Kisah Macet Tol Cikampek Selamatkan Calon Penumpang Lion Air JT 610

Indra Aditya - Senin, 29 Oktober 2018 | 13:51 WIB
Ilustrasi Pesawat Lion Air jatuh di Karawang, Jawa Barat
Tribun Jabar
Ilustrasi Pesawat Lion Air jatuh di Karawang, Jawa Barat

Otomotifnet.com – Tidak disangka bahwa kemacetan parah tol Cikampek bisa menyelamatkan nyawa seorang Sony Setiawan.

Dirinya bersyukur tiada henti-hentinya masih selamat dan batal menumpangi pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh, Senin (29/10/2018) pagi.

Pegawai Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan, Babel ini tertinggal pesawat lantaran terjebak macet di tol Cikampek.

Ia menyebutkan dirinya seharusnya sudah menumpang pesawat ini dan sudah melakukan check-in.

(BACA JUGA: Pesawat Lion Air Jatuh, 15 Ambulans Mondar-mandir di Dekat Lokasi)

Ia mengatakan dirinya sempat lemas dan menangis saat tiba di bandara Soekarno Hatta mengetahui pesawat yang seharusnya ditumpanginya itu dikabarkan hilang kontak.

"Saya lemes sampai nangis, ini lah jalannya takdir Allah buat saya untuk memperbaiki diri."

"Karena tau saya telat saya beli tiket Sriwijaya yang 09.40 karena tadi parah sekali macetnya," katanya.

Dirinya memang sudah memiliki firasat tidak nyaman sejak kemarin sore.

Bahkan Ia sudah mencetak boarding pass karena takut terlambat.

"Enggak ada firasat, dari kemarin sore enggak enak. Saya check online karena takut terlambat, tapi saya kok males benar pergi. Biasanya enggak pernah dicetak boarding pas," katanya.

(BACA JUGA: Toyota Land Cruiser II Milik Pejabat, Gagah Tapi Tak Mencolok)

Sony menunjukkan boarding pass pesawat Lion Air JT 610 yang sudah dicetaknya
Bangka Pos/Krisyanidayati
Sony menunjukkan boarding pass pesawat Lion Air JT 610 yang sudah dicetaknya

Sementara diberitakan sebelumnya, dekat lokasi pesawat Lion Air JT 610 jatuh, tampak belasan ambulans milik Pemkab Karawang.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengungkapkan, begitu mendapat informasi pesawat jatuh di perairan Tanjung Pakis, Karawang, ia menginstruksikan Dinas Kesehatan mengerahkan tenaga kesehatan.

Terutama dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat.

"Kami juga minta 15 unit ambulans siaga. PMI dan SAR juga siaga," ujar Cellica, (29/10/2018).

Sebelumnya, Humas Pertamina Hulu Energi Off-shore North West Java (PHE ONWJ) Ifki Sukarya menyebut, pegawainya melihat pesawat Lion Air dekat Lapangan Mike, anjungan lepas pantai Pertamina.

"Informasinya jatuh dekat anjungan, tapi masih jauh, di Lapangan Mike," ujar Ifki melalui telepon, Senin (29/10/2018).

Ifki menyebutkan, petugas Pertamina melihat pesawat itu jatuh pada pukul 06.33 WIB.

"Untuk kondisinya (puing-puing) dan bagaimana pesawat itu jatuh, kami sedang cek lagi," ujarnya.


Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Kisah Pegawai Kemenkeu Ketinggalan Pesawat Lion Air JT-610 yang Jatuh di Perairan Karawang,

Editor : Indra Aditya

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa