Komstir Model Laher Bambu Khusus Buat Balap, Motor Harian Pakai, Siap-siap Dibikin Pegal?

Ignatius Ferdian - Senin, 5 Agustus 2019 | 21:15 WIB
Komstir pelor aftermarket lebih disarankan dibanding model standar
Komstir pelor aftermarket lebih disarankan dibanding model standar

Otomotifnet.com - Banyak yang bilang kalau komstir laher bambu kurang cocok buat motor harian.

Sebelumnya dibahas kalau ada dua tipe komstir motor yang tersedia, yaitu komstir model pelor dan komstir model laher bambu.

Dalam kondisi standar pabrik, biasanya tipe komstir yang dipakai adalah model pelor atau race ball.

Sedangkan komstir laher bambu biasanya produk aftermarket yang banyak dipakai untuk kebutuhan balap atau off-road.

(Baca Juga: Klakson Motor Mati Bisa Dikurung 1 Bulan dan Denda Rp 250 Ribu, Sudah Diatur Undang-undang!)

Komstir laher bambu
Otobursa.com
Komstir laher bambu

"Karena itu, ada beberapa hal negatif kalau pakai komstir model laher bambu untuk motor harian," terang Oki Aditiawan dari Sinthink Garage, spesialis matic Honda di Pejaten, Jakarta Selatan.

Komstir laher bambu sendiri banyak dipilih karena dianggap lebih kuat menghadapi goncangan dan benturan dari segala sisi.

Dengan kelebihan tersebut, ada hal yang perlu diketahui pengguna motor kalau tertarik pasang komstir model laher bambu di motor harian.

"Mencari settingan kekencangan yang pas buat harian lebih sulit. Kalau terlalu keras malah bikin pengendara cepat pegal," lengkapnya.

(Baca Juga: Honda ADV150 ECU Aftermarketnya Sudah Ready, Ada Tiga Pilihan, Termurah Rp 1 Juta)

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X