Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Esemka Lakukan Rebadging? Gaikindo: Konsep Adopsi, Satu Model Bisa Berbagai Merek

Harryt MR - Rabu, 11 September 2019 | 19:10 WIB
Esemka Bima 1.2
Otomotif.kompas.com
Esemka Bima 1.2

Otomotifnet.com - Kemiripan desain dan spesifikasi antara Esemka Bima dengan produk Cina, Changan Star Truck, mencuat opini publik belakangan disimpulkan warganet sebagai produk rebadging.

Rebadging merupakan konsep berbagi model, desain, dan teknologi kendaraan yang lumrah diterapkan oleh automaker alias industri kendaraan global.

Menurut Kukuh Kumara, Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Dalam industri otomotif global setiap pabrikan memiliki keunggulan sendiri-sendiri.

"Dari konteks ini, muncul konsep adopsi. Jadi satu model kendaraan bisa rebadging dengan berbagai merek, tergantung mau dipasarkan di negara mana," ungkap Kukuh pada kesempatan diskusi di Jakarta (11/9).

Ia melanjutkan. Misalnya, ada negara yang unggul di aspek desain, powertrain, desain eksterior, interior, dan sebagainya.

Dampaknya, kendaraan yang laku di negara ini belum tentu laku di negara lain.

Kukuh menjelaskan kerja sama rebadging ini ditentukan oleh pemiliknya.

Esemka Lakukan Rebadging? Gaikindo: Konsep Adopsi, Satu Model Bisa Berbagai Merek
Harryt
Esemka Lakukan Rebadging? Gaikindo: Konsep Adopsi, Satu Model Bisa Berbagai Merek

Dia mencontohkan, pabrikan General Motors Indonesia memasarkan kendaraannya dengan merek Opel, yang kemudian diganti dengan merek Chevrolet.

Perlu diketahui, merek Opel juga dipasarkan di Jerman.

"Yang belakangan muncul satu model mempunyai empat merek, yakni MG, Wuling, Chevrolet, dan Hector," imbuhnya.

Gaikindo, kata Kukuh, tidak mempersoalkan yang dilakukan Esemka.

Ini bagian dari industri otomotif Indonesia yang kita mesti dukung.

Menjawab pertanyaan apakah Esemka telah masuk jadi anggota Gaikindo.

Kukuh menyatakan belum menerima permohonan prinsipal Esemka sebagai anggotanya.

Sebagai catatan, pabrik Esemka di Boyolali, Jateng, menggelontorkan investasi pertama Rp 300 miliar.

Serta produk massal perdananya Esemka Bima diresmikan Presiden Joko Widodo (6/9).

Kapasitas produksinya 28 unit per hari di lahan seluas 14 hektare.

Investasi kedua akan disiapkan senilai Rp 300 miliar untuk fasilitas mesin.

Pabrik perakitan Esemka merupakan pabrikan otomotif pertama yang berlokasi di Jateng.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa