Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mitsubishi Xpander Lawan All New Nissan Livina, Biaya Perawatan Lebih Irit Mana?

Panji Nugraha - Kamis, 21 November 2019 | 10:00 WIB
Mitsubishi Xpander Lawan All Nissan Livina, Biaya Perawatan Lebih Irit Mana?
Panji Nugraha
Mitsubishi Xpander Lawan All Nissan Livina, Biaya Perawatan Lebih Irit Mana?

 

Otomotifnet.com - Paket gratis biaya servis berkala selama empat tahun atau 50 ribu kilometer, yang ditawarkan Mitsubishi Xpander dan All New Nissan Livina tentunya menjadi keuntungan bagi konsumen.

Maklum saja karena kedua unit tersebut memang pakai platform yang sama. Sehingga beberapa komponen pengganti banyak yang sepadan.

Nah, jika tanpa fasilitas gratis biaya servis, jumlah uang yang harus dikeluarkan selama empat tahun lumayan merogoh kocek. Yakni berkisar Rp 2 jutaan.

Jumlah tersebut rupanya hanya mencakup biaya penggantian komponen fast moving saja. Artinya belum termasuk biaya jasa servis. Makin asyik lagi, karena jasa servis juga digratiskan lho.

(Baca Juga: Mitsubishi Punya Xpander Cross, Nissan Bikin New Livina X-Gear?)

Fasilitas gratis ini terbilang lumayan mengurangi biaya perawatan, yang ujung-ujungnya berpengaruh pada biaya operasional.

Serta berhubungan langsung dengan anggaran yang disiapkan untuk menakar kebutuhan keluarga.

Supaya enggak penasaran, OTOMOTIF mencari tahu besaran biaya servis berkala LMPV yang dikenal bersaudara berkat aliansi global.

Yuks diintip lebih lanjut. Harryt

Mitsubishi Xpander

Mitsubishi Xpander
Otomotif
Mitsubishi Xpander

Seperti diketahui, Xpander punya fasilitas servis berkala gratis selama 50 ribu kilometer, yang disebut paket Smart.

“Pemilik Xpander langsung dapat paket Gold dan itu gratis. Tak ada biaya penggantian parts dan gratis jasa servis selama 50 ribu kilometer,” urai Ronald Reagen, Head of Aftersales Marketing & Development Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Hingga 50 ribu kilometer, jika tanpa fasilitas servis gratis, maka biayanya sebesar Rp 2,002 juta. Detailnya lihat tabel dibawah ini.

All New Nissan Livina

All New Nissan Livina
Otomotif
All New Nissan Livina

PT Nissan Motor Indonesia (NMI) juga menyuguhkan fasilitas gratis biaya servis berkala selama 50 ribu kilometer atau 4 tahun.

“Kita punya program baru Nissan Care untuk free service and parts 50.000 Km/4 tahun,” sebut Hana Maharani, Head of Product Communication NMI.

Kalau dibongkar, tanpa paket gratis biaya servis, maka besarannya biayanya bisa lebih dari Rp 2,5 juta.

“Harga tersebut belum termasuk biaya jasa servis yang berbeda-beda setiap wilayah,” ungkap salah satu kepala bengkel Nissan, yang minta namanya tak disebutkan.

Rincian biayanya, ada dalam tabel.

MASIH ADA KOMPONEN FAST MOVING LAINNYA

Untuk melakukan perawatan berkala, banyak konsumen yang terjebak dengan istilah fast moving. Banyak yang beranggapan kalau penggantian saat perawatan berkala masuk jenis fast moving.

Definisi komponen fast moving, yang dikenal secara awam merupakan komponen yang paling sering diganti.

Tiap pabrikan ternyata punya definisi tersendiri terkait komponen apa saja yang tergolong fast moving.

“Tiap brand berbeda-beda. Definisi generalnya, part yang tinggi konsumsi atau demand-nya. Contohnya, spion kiri dan kanan itu bisa beda statusnya,” jelas Ronald.

Harga Komponen Fast Moving
Otomotif
Harga Komponen Fast Moving

Dirinya melanjutkan, sepanjang permintaan part-nya tinggi, maka dikategorikan fast moving.

“Spion kanan bisa jadi fast moving tapi yang kiri slow moving. (perumpamaannya-red) Selama spion yang kanan permintaannya lebih sering karena kerap kecelakaan di sebelah kanan,” lanjut Ronald.

Satu hal lagi, Ronald menggaris bawahi bahwa ada sejumlah komponen fast moving Mitsubishi yang harganya lebih mahal dari produk kompetitor.

Lantaran bahan bakunya berbeda. “Misalnya busi Xpander yang pakai jenis iridium, diganti tiap 100 ribu kilometer,” imbuhnya lagi.

Pun begitu dengan komponen fast moving All New Nissan Livina, yang secara garis besar banyak kesamaan dengan Xpander.

“Busi-nya pakai jenis iridium yang diganti pada 100 ribu kilometer, olinya juga pakai 0W-20,” ujar salah satu Kepala Bengkel resmi Nissan.

Sebagai panduan, berikut ini komponen fast moving yang paling sering diganti.

Serta ada pula komponen, yang belum masuk di periode servis berkala hingga 50 ribu kilometer, yaitu busi dan kampas rem depan serta belakang. Detailnya sebagai berikut ini.

Biaya Servis Pasca (Paket Gratis) Habis

Biaya Servis Mitsubishi Xpander VS All New Nissan Livina (50-100 ribu km)
Otomotif
Biaya Servis Mitsubishi Xpander VS All New Nissan Livina (50-100 ribu km)

Setelah mengetahui program selama empat tahun atau 50 ribu kilometer, bagaimana jika ingin terus melanjutkan merawat Xpander atau Livina.

Pertanyaannya berapa biaya servis kedua mobil kembar tersebut pasca-promo paket servis gratisnya habis?

Yups, setelah 4 tahun atau 50 ribu kilometer, penggantian komponen fast moving dan biaya jasa servis harus berbayar.

OTOMOTIF melakukan investigasi ke beberapa bengkel resmi Mitsubishi dan Nissan.

Tak semua bengkel resmi mau membeberkan data lengkap, terkecuali Anda sudah menjadi konsumen alias telah membeli mobilnya.

Agak tertutupnya informasi rincian biaya servis berkala memang cukup beralasan, masing-masing bengkel berkelit untuk tidak boleh membocorkan data kepada sembarang orang.

Maklum saja, kompetisi di pasar LMPV kian sengit. Menyimpan rapi dan rapat informasi apapun, menjadi bagian strategi agar tak mudah dibaca kompetitor.

Akhirnya, data biaya servis berkala pada kelipatan 60 ribu hingga 100 ribu kilometer berhasil diperoleh.

Biaya Servis Mitsubishi Xpander vs All New Nissan Livina (60-100 ribu km)
Otomotif
Biaya Servis Mitsubishi Xpander vs All New Nissan Livina (60-100 ribu km)

Merujuk data buku panduan servis Xpander dan Livina, serta penelusuran ke bengkel resmi Mitsubishi dan Nissan, periodic maintenance pasca-habisnya paket servis gratis telah dikenakan tarif.

“Xpander kalau dihitung dari 60 ribu sampai 100 ribu kilometer, biaya servisnya sekitar Rp 5 jutaan,"

"Tapi biaya segitu dikeluarkan setelah pemakaian empat tahun atau 50 ribu kilometer. Dibanding yang lain tentu lebih hemat,” ujar salah satu service advisor di bengkel resmi Mitsubishi, seraya merinci biaya penggantian komponen Xpander hingga 100 ribu kilometer.

Sementara itu, All New Nissan Livina juga punya besaran biaya tersendiri yang jumlahnya lebih besar dibanding Xpander.

“Biaya servis dari 60 ribu-100 ribu kilometer atau lima tahun untuk All New Nissan Livina, kira-kira sebesar Rp 7 jutaan. Supaya tidak asal tebak, sebaiknya kita rinci saja,” ungkap salah satu kepala bengkel resmi Nissan.

 

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa