Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Honda CBR150R Bikin Ngiler Pemilik 250 cc, Kaki-kaki Dijejeali Moge

Panji Nugraha - Jumat, 7 Februari 2020 | 16:00 WIB
Honda CBR150R Bikin Ngiler Pemilik 250 cc, Kaki-kaki Dijejeali Moge
Fariz/Otomotifnet
Honda CBR150R Bikin Ngiler Pemilik 250 cc, Kaki-kaki Dijejeali Moge

 

Otomotifnet.com - Seperti pada umumnya desain sport 150 cc tentu tidak segarang yang 250 cc, mulai dari mesin sampai komponen penunjangnya.

Itulah yang ingin Ageng Wiranaya Hutama Putra ubah terhadap CBR150R miliknya.

“Pengen motor sport 150 cc tapi gak kalah ganteng dari 250 cc. Part dipilih pakai copotan moge biar dilirik sama yang pakai 250 cc, jadi istilahnya triple kill lah, hahaha…” buka Ageng panggilan akrabnya.

Untuk mewujudkan konsepnya, motor diserahkan ke bengkel 902 Garage yang ada di Rawa Bebek, Bekasi.

Knalpot pakai Daytona dengan silencer pendek, sporty dan ngeblarrrr
Fariz/Otomotifnet
Knalpot pakai Daytona dengan silencer pendek, sporty dan ngeblarrrr

Pertama ganti suspensi depan jadi upside down menggunakan milik sang kakak CBR250RR.

“As komstir bawah perlu dikecilin, kalau bagian atasnya sih sama. Enaknya sok ini sudut belok masih lebar jadi motor masih nyaman dipakai,” sebut Yusa Firdaus owner 902 Garage.

“Selain itu, buat bikin double disc depan hanya perlu melubangi dudukan sepatbor dan bikin braket kalipernya, jadi lebih mudah,” imbuhnya.

Maka tinggal pasang dua kaliper KTC pada upside down yang dipompa master rem KTC radial.

Beralih ke bagian belakang, swing arm dipilih menggunakan copotan Yamaha YZF-R1 yang di-finishing polished.

“Pangkal swing arm dipapas 3 mm di kanan dan 1 mm di bagian kiri,” lanjut Yusa.

“Karena monosok juga pakai R1, jadi sudut soknya perlu diubah dan dibuatkan dudukan atas,"

"Tujuannya agar redaman tetap enak, secara dari motor 1.000 cc pindah ke 150 cc yang bobotnya beda jauh,” papar Yusa.

Pangkal swing arm dipapas agar masuk dan sejajar di rangka CBR150R
Fariz/Otomotifnet
Pangkal swing arm dipapas agar masuk dan sejajar di rangka CBR150R

“Habis itu gir depan pakai model tumpuk agar lurus dengan belakang, tapi gak bisa terlalu lurus karena gir depan sudah mepet dengan rangka, jadi agak miring,” rinci pria ramah ini.

Pelek juga pakai copotan R1 yang punya lebar 3,5 inci untuk depan dan 6 inci di belakang.

Peleknya dibalut dengan ban Bridgestone Battlax S21 ukuran 120/70ZR17 dan 190/55ZR17. Semakin eye catching setelah peleknya dicat oranye.

Terakhir bodinya di-airbush di JDM Project yang ada di Pangkalan Jati, Jaktim.

“Motifnya ambil dari helm Shoei Alex Marquez, karena motif ini sama sekali belum ada yang pakai,” sebut Ageng yang tinggal di bilangan Halim, Jaktim ini.

Udah cocok disebut sport 250 cc killer kah? Fariz

Upside down CBR250RR enak dibuat doube disc, cukup bolongi dudukan sepatbor dan buat bracket kaliper
Fariz/Otomotifnet
Upside down CBR250RR enak dibuat doube disc, cukup bolongi dudukan sepatbor dan buat bracket kaliper

902 Garage: 0856-9213-9629

JDM Project: 0878-8693-8456

Data Modifikasi:

Sokbreker depan: Upside Down Honda CBR250RR

Kaliper depan: KTC ganda

Master rem: KTC

Pelek: Yamaha YZF-R1

Ban depan: Bridgestone Battlax S21 120/70-17

Ban belakang: Bridgestone Battlax S21 190/55-17

Swing arm: Yamaha YZF-R1 polished

Final gear: 46/13 520

Footstep: NUI Racing

Knalpot: Daytona

Editor : Panji Nugraha
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa