Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Vespa Sprint Spek Balap Lurus 500 Meter, Tenaga Naik Banyak Nih..

Fariz Ibrahim - Sabtu, 13 Juni 2020 | 16:30 WIB
Vespa Sprint 150 racikan D2 Scooter Workshop, Sera gopek meter only!
Fariz/otomotifnet.com
Vespa Sprint 150 racikan D2 Scooter Workshop, Sera gopek meter only!

Otomotifnet.com - Adu gengsi anak Vespa gak hanya soal mahal-mahalan part yang digunakan, tapi juga mengarah ke performa tunggangan.

Jika sebelumnya ramai adu kecepatan di balap road race, sekarang pindah balap lurus 500 meter yang sering diadakan di Sirkuit Sentul Bogor, bertajuk SERA.

Salah satu pelakunya Leonardus Riyanto Osmond yang mengulik Vespa Sprint dari untuk kuliah, beralih ke road race, sampai akhirnya jadi drag bike di SERA.

Bengkel D2 Scooter Workshop yang ada di Jl. Srengseng Sawah 69, No. 81/13A, Jagakarsa, Jaksel yang ditunjuk menggarap agar bisa kompetitif di SERA.

Baca Juga: Vespa Sprint Bore Up Dikasih Radiator, Blok Custom Rp 3 Jutaan, Mesin Bebas Panas

Yuk intip jurus korekannya. 

BORE UP

Kapasitas mesin ditingkatkan dengan penggunaan piston 66 mm lansiran BRT.

“Piston forged yang terjangkau buat kantong anak kuliahan. Kepalanya flat tapi perbandingan kompresi 13,2:1, karena kubah kepala silindernya ceper,” sebut Mamun dari bengkel D2 Scooter Workshop.

“Minumnya Bensol. Buat belanja atau buat ke puncak juga masih kuat,” tambahnya.

Piston forged BRT diameter 66 mm dipercaya untuk menggebuk kompresi 13,2:1
Fariz/otomotifnet.com
Piston forged BRT diameter 66 mm dipercaya untuk menggebuk kompresi 13,2:1

STROKE UP

Gak cukup bore up aja, langkah piston juga diperpanjang dari 58,6 mm menjadi 64 mm.

Baca Juga: D2 Scooter Workshop Bikin Per Klep Vespa 3V, Sanggup Lift Tinggi, Harga Rp 300 ribuan

“Setang piston diganti, kruk as juga diubah total,” tambah Mamun yang hobi memancing. Hasilnya kapasitas mesin melonjak jadi 218,8 cc.

VALVE

Pada kepala silinder ketiga katupnya diperbesar, 23 mm untuk kedua klep in dan 26 mm untuk klep ex.

“Untuk piston 66 mm itu udah maksimal, karena coakan piston kalau klep lebih besar udah gak muat,” lanjut Mamun yang asli Setu, Bekasi.

Klep besar sudah maksimal untuk piston 66 mm
Fariz/otomotifnet.com
Klep besar sudah maksimal untuk piston 66 mm

NOKEN AS

Untuk mendapatkan output tenaga yang cocok dengan lintasan 500 meter, durasi noken as dibuat lama.

Baca Juga: D2 Scooter Workshop, Spesialis Servis Vespa, Bore Up, Ngecat & Kongkow

“Durasi in 278° yang ex 276°, lift juga tinggi yaitu 9 mm, karena kan untuk kejar top speed,” rincinya.

Agar klep tidak telat menutup saat putaran tinggi, Mamun menggunakan per klep racing racikan D2 Scooter Workshop.

“Pernya lebih keras, lebih renggang, lebih tinggi, kalau diameter kayak standar,” sebut pria murah senyum ini.

THROTTLE BODY

Masuknya udara diperbanyak dengan penggunaan throttle body Kawahara berdiameter 34 mm, dan aliran udara dibuat lebih halus dan terarah dengan velocity stack.

Baca Juga: Vespa 946 Christian Dior, Kolaborasi Italia & Perancis, Hadir di 2021

Injektor menggunakan milik GSX-R150. “Semprotannya sekitar 165 cc/menit. Pernah pakai yang 180 cc/menit malah jadi ngaco, motor blebek,” tunjuk Mamun.

Otak motor menggunakan ECU aRacer RC1 Super untuk mengontrol debit bensin serta pengapian agar lebih maksimal.

Debit bensin dan pengapian diatur menggunakan ECU aRacer RC1 Super asal Taiwan
Fariz/otomotifnet.com
Debit bensin dan pengapian diatur menggunakan ECU aRacer RC1 Super asal Taiwan

CVT

Transfer tenaga ke roda dimaksimalkan dengan oprekan di bagian CVT.

“Per CVT standar tapi diganjal, ganjalannya bikin beberapa pilihan ketebalan mulai 0,5 mm sampai 2 mm. Soalnya kalau pakai per aftermarket gampang lemes, bisa turun sampai 2 mm,” ceritanya kepada OTOMOTIF.

Baca Juga: Vespa GTS 150 Bodi Bunglon, Kaki-Kaki Racing, Jadi Good Looking

Kemudian, pulley depan standar dibubut untuk mendapatkan kemiringan yang diinginkan. “Lalu pakai kombinasi roller dengan total berat 59 gram sampai 60 gram,” tutupnya.

Pulley depan disesuaikan derajatnya dengan bobot roller total 60 gram
Fariz/otomotifnet.com
Pulley depan disesuaikan derajatnya dengan bobot roller total 60 gram

HASIL

Untuk mengetahui perubahan tenaganya, Vespa Sprint berkelir hijau ini diukur pakai mesin dyno Mainline Dynolog milik Farm Tuning yang ada bilangan Lebak Bulus, Jaksel.

Dalam kondisi standar, Sprint menghasilkan tenaga 7,01 dk di 6.545 rpm dengan torsi 7,5 Nm di 6.545 rpm.

Setelah upgrade, melonjak menjadi 17,23 dk pada 7.976 rpm dengan torsi 15,3 Nm pada 7,976 rpm.

Kenaikan tenaga mencapai 145 persen!
Farm Tuning
Kenaikan tenaga mencapai 145 persen!

Baca Juga: Piaggio Indonesia Gelar Promo, Tawarkan Voucher Hingga Rp 4 Juta

Berarti ada kenaikan tenaga sebanyak 10,22 dk atau 145%! Kalau torsi 7,8 Nm, wow! Peak power juga geser ke rpm yang lebih tinggi, limiter pun bablasss dari yang hanya di kisaran 8.000 rpm sekarang mencapai 11.000 rpm.

Siap beradu di lintasan 500 meter nih!

Saluran gas akhir dipercayakan produk Best3, blaarrrr…
Fariz/otomotifnet.com
Saluran gas akhir dipercayakan produk Best3, blaarrrr…

Data Upgrade:

Piston: BRT 66 mm forged

Perbandingan kompresi: 13,2:1

Stroke: 64 mm

Klep: in 23 mm ex 26 mm

TB: Kawahara 34 mm + velocity stack

Injektor: Suzuki GSX-R150

ECU: aRacer RC1 Super

Noken as: Custom In 278 ° ex 276° lift 9 mm

Per klep: Custom by D2 Scooter Workshop

 

D2 Scooter Workshop 0813-8580-2558

Farm Tuning 0856-9748-2802

Editor : Panji Nugraha
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa