Gaikindo Mengusulkan Tunda Pembayaran PPN Ekspor, Ringankan Cashflow

Harryt MR - Kamis, 25 Juni 2020 | 22:20 WIB
Investasi industri manufaktur triwulan I 2020 menunjukkan angka positif di tengah pandemi Covid-19. Sepanjang tiga bulan pertama 2020, total penanaman modal sektor manufaktur di tanah air menyentuh angka Rp 64 triliun
Kemenperin
Investasi industri manufaktur triwulan I 2020 menunjukkan angka positif di tengah pandemi Covid-19. Sepanjang tiga bulan pertama 2020, total penanaman modal sektor manufaktur di tanah air menyentuh angka Rp 64 triliun

Otomotifnet.com - Disampaikan oleh Kukuh Kumara, Sekjen Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pihaknya menegaskan bahwa posisi saat ini adalah menunggu kebijakan terkait relaksasi ataupun stimulus.

Seperti diketahui industri otomotif cukup terdampak akibat Covid-19.

Pengorbanan ini menjadi bagian partisipasi sekaligus semangat untuk bahu-membahu memotong mata rantai penyebaran Covid-19.

Walau begitu, tak bisa dinafikan bahwa dampak Covid-19 membuat tiarap industri otomotif nasional, sehingga melemahkan daya saing industri perakitan otomotif dalam negeri.

Baca Juga: Kemenperin Usulkan Stimulus Untuk Industri Otomotif, Tekan Dampak Covid-19

Tercatat imbas pagebluk menghantam industri otomotif mulai dari hulu hingga hilir. Termasuk berdampak pula pada penjualan domestik hingga ekspor.

Sambil berbenah untuk recovery setelah dihantam ketidakpastian di tengah pandemi Covid-19, Gaikindo menurut Kukuh, berharap ada kebijakan terkait relaksasi industri otomotif.

“Kita tunggu saja seharusnya dapat, kita juga beberapa mengusulkan kalau payung hukumnya kan ada dalam Perppu No.2/2020,"

"Tinggal nanti diterjemahkan dalam kebijakan dua kementerian teknis,” tuturnya (30/5).

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id


YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa