Asal Tambah Air Radiator Beda Merek Tak Bagus, Bikin Endapan, Mending Pakai Ini

Ignatius Ferdian,Ryan Fasha - Senin, 6 Juli 2020 | 16:00 WIB
Ilustrasi air radiator atau coolant
Dok Autobild Indonesia
Ilustrasi air radiator atau coolant

Otomotifnet.com - Salah satu masalah yang biasa ditemui pada mobil yang sudah berumur adalah kebocoran komponen pendingin sehingga air radiator terbuang.

Kebanyakan pemilik mobil lalu mengakalinya dengan menambahkan air radiator ketika air radiator mulai kosong.

Namun, banyak orang menambahkan air radiator yang mereknya berbeda dengan air radiator yang digunakan sebelumnya.

"Pertama, yang harus dipahami adalah tambah air radiator bisa dilakukan bila saat darurat saja, bukan untuk seterusnya," ucap Samsudin, National Tachnical Advisor Astra Peugeot.

"Dan saat top up usahakan dengan air radiator yang sama jenis dan mereknya," tambahnya.

Karena saat menambahkan air radiator dengan merek yang berbeda bisa menyebabkan perbedaan kandungannya.

Setiap pabrikan pasti sudah mendesain produknya dengan bahan kimia yang berbeda-beda dengan masing-masing kelebihannya.

Bila dicampur maka belum tentu akan menyatu dengan air radiator yang berada di mobil.

Baca Juga: Pasang Panoramic Roof Menggoda, Sayangnya Enggak Semua Jenis Mobil Bisa Dipasangi

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa