Yamaha TZM 150 Motor Bandel, Jarang Rusak, Bagian Ini Saja yang Rewel

Fariz Ibrahim,Antonius Yuliyanto - Minggu, 25 Oktober 2020 | 15:30 WIB
Yamaha TZM 150
Dok OTOMOTIF
Yamaha TZM 150

Otomotifnet.com - Yamaha TZM 150 merupakan motor 150 cc 2 tak yang populasinya terbilang jarang, karena hadir di Indonesia saat krisis moneter di tahun 1998, sehingga saat itu harganya terbilang mahal karena masuk secara CBU.

Kala itu TZM 150 dibanderol Rp 18,650 juta on the road (OTR). Padahal Kawasaki Ninja 150R (versi pelek racing) yang keluar hampir bersamaan hanya Rp 12,8 juta (OTR).

Padahal, TZM tergolong sport 150 cc yang punya desain, fitur dan teknologi menarik di kelasnya.

Mesinnya pun cukup powerful, tipenya 2 tak 1 silinder pakai reed valve, berpendingin cairan. Kapasitasnya 147 cc, didapat dari bore x stroke 59,0 x 54,0 mm.

Baca Juga: Honda NSR 150 Ada 4 Generasi, dari R, RR, Hingga SP, Ini Sejarahnya

Guna memenuhi kebutuhan campuran bahan bakar dan udara, Yamaha menggunakan karburator Mikuni VM30SS, venturinya 30 mm dan ada power jet.

TZM 150 dibekali pula dengan teknologi YPVS atau Yamaha Power Valve System, yaitu sebuah katup di exhaust port.

Dengan adanya YPVS, torsi di putaran bawah dapat, tenaga di putaran atas juga kuat.

Teknologi ini bergerak secara mekanis, namun digerakkan secara elektronik pakai motor servo yang dapat sinyal dari CDI. Sistemnya mirip RC Valve di Honda NSR.

Dengan beragam kombinasi spek dan fitur di atas, maka tak heran performa mesin TZM 150 tergolong besar di zamannya.

Tenaga maksimal TZM 150 mencapai 36 dk di 10.500 rpm dan torsi 24,5 Nm di 9.500 rpm.


Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa