Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Yamaha XMAX Sering Gasruk? Awas Pecah, Wajib Pasang Engine Cover!

Fariz Ibrahim - Selasa, 4 Mei 2021 | 08:00 WIB
Ini hasil engine cover yang sudah menempel, siap melindungi crankcase mesin dari gesrotan polisi tidur!
Fariz/otomotifnet.com
Ini hasil engine cover yang sudah menempel, siap melindungi crankcase mesin dari gesrotan polisi tidur!

Otomotifnet.com - Yamaha XMAX seakan tanpa saingan, menjadi primadona makanya antrian indennya panjang.

Jangan heran juga jika aksesoris pendukungnya banyak bermunculan, salah satunya engine cover buatan SerPo Moto.

“XMAX ini saya rasakan sering gasruk polisi tidur tepat di area crankcase dan standar tengah. Jika dibiarkan sepertinya bahaya, terlebih bobot XMAX berat, khawatir retak atau pecah,” buka Adam dari SerPo Moto, menuturkan alasan pembuatan engine cover ini.

Pemasangan engine cover ini memanfaatkan baut yang ada di crankcase, “Yang depan baut sebagai pengunci crankcase, kalau yang belakang entah ada lubang untuk apa, nah dimanfaatkan untuk pegangan engine cover deh, hehe...,” lanjut pria ramah ini.

Sebelum dibaut, engine cover XMAX ini harus dipasang bushing terlebih dulu
Fariz/otomotifnet.com
Sebelum dibaut, engine cover XMAX ini harus dipasang bushing terlebih dulu

Baca Juga: Yamaha XMAX Ganti Cakram Depan, Bisa Pakai Xabre, Ini Caranya

Setelah bushing terpasang, baru pasang baut 8 mm sebagai penguncinya
Fariz/otomotifnet.com
Setelah bushing terpasang, baru pasang baut 8 mm sebagai penguncinya

Pertama-tama pasang bushing ke crankcase, “Bushing ini tugasnya cukup vital, karena meminimalisir impact ke crankcase saat mentok, kalau langsung dibaut tanpa bushing khawatir impact ke crankcase keras,” rinci Adam.

Langkah berikutnya pasang baut 8 mm sebagai pengunci engine cover depan, “Baut ini lebih panjang, karena ada tambahan bushing. Jika semua baut sudah terpasang, baru bisa kencangkan keempat bautnya menggunakan kunci T8 mm,” sebut pria yang tinggal di bilangan Citra Raya, Cikupa, Tangerang.

Khusus pengunci belakang perlu ditahan menggunakan kunci ring 10 mm, “Yang belakang karena tidak ada drat maka harus pakai mur. Yang dipakai adalah mur 10 lock nut nylon, jadi tidak perlu terlalu kencang pun mur tidak akan lepas, karena ada pengunci,” tunjuknya.

Ini dia penampakan engine cover yang sudah terpasang rapi, “Bahannya baja putih yang dilapis galvanis agar tidak berkarat dan diberi warna abu-abu, supaya nyaru dengan crankcase,” ujar pria berpostur sedang ini.

Pastikan baut 8 mm kencang menahan engine cover, bisa menggunakan kunci T8
Fariz/otomotifnet.com
Pastikan baut 8 mm kencang menahan engine cover, bisa menggunakan kunci T8

Baca Juga: Yamaha Mio Sampai XMAX Beda V-Belt, Berikut Daftar Harga Lengkapnya

Mengencangkan baut pengunci yang belakang harus menggunakan kunci ring 10 mm, karena tidak ada dratnya
Fariz/otomotifnet.com
Mengencangkan baut pengunci yang belakang harus menggunakan kunci ring 10 mm, karena tidak ada dratnya

Editor : Panji Nugraha
Sumber : Tabloid OTOMOTIF

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa